Home » BERITA » Tak Hanya Anggota, Masyarakat Pun Bisa Berobat Gratis di Urdokkes Polres Pidie

Tak Hanya Anggota, Masyarakat Pun Bisa Berobat Gratis di Urdokkes Polres Pidie

0000000000000

Kapolres Pidie AKBP M. Ali Kadhafi, SIK melakukan pengecekan gigi di ruangan pelayanan urdokkes polres pidie, Senin (13/02/2017).

Tribratanewspolrespidie ; Urusan Dokter dan Kesehatan (Urdokkes) Polres Pidie yang di pimpin oleh Bripka Saifuddin, S.Kep kini tak hanya melayani Personil Polres Pidie saja akan tetapi juga melayani masyarakat Kab.Pidie dan Pidie Jaya yang ingin berobat.

Untuk meningkatkan pelayanan yang prima, ur.dokkes Polres Pidie memperkerjakan 4 (empat) orang dokter senior yang telah berpengalaman dibidangnya, 1 (satu) perawat, 1 (satu) Bidan, dan 1 (satu) farmasi di bidang obat – obatan.

Keempat dokter yang bekerja di urdokkes Polres Pidie tersebut adalah ; dr. Dwi Wijaya, dr. Kamaruzzaman, M. Kes, dr. Dicky serta 1 (satu) orang spesialis gigi drg. Hasanuddin.

Para dokter tersebut pun ditemani oleh seorang perawat dari RSU Tgk Chik Ditiro Sigli Yulia Pratama, A.Md Kep, seorang Bidan Dahlia, A.Md.Keb serta seorang Ahli Obat – Obatan (Farmasi) Silda Muliawati, A.Md. Farm.

Semua team kesehatan akan bekerja secara maksimal dalam merawat pasiennya.

Klinik Urdokkes Polres Pidie dibuka selama hari kerja mulai hari senin s/d sabtu pukul 08.00 Wib sampai dengan pukul 17.00 Wib.

Paur Dokkes Polres Pidie Bripka Saifuddin, S.Kep yang dikonfirmasi oleh humas polres pidie mengatakan untuk meningkatkan pelayanan di bidang kesehatan, urdokkes membuka klinik yang tak hanya diperuntukan oleh anggota tetapi juga masyarakat Kab.Pidie dan Pidie Jaya.

Siapa saja bisa berobat ke Klinik Urdokkes Polres Pidie, sebut Saifuddin atau sering disapa dengan bang pon dokkes.

Khusus untuk masyarakat Kab.Pidie dan Pidie Jaya segera berobat ke ur dokkes Polres Pidie karena tidak dipungut biaya dan bila ada keluhan mengenai kesehatan dapat berkonsultasi langsung dengan para dokter – dokter ahli yang ada di urdokkes Polres Pidie, kata bang pon.”