Home » BERITA » Stadion Kuta Asan Sigli Membara, Ratusan Polisi di Serang Massa

Stadion Kuta Asan Sigli Membara, Ratusan Polisi di Serang Massa

ooooooo

Gladi Bersih Sispamkota Wilkum Polres Pidie berlangsung di Stadion Kuta Asan Sigli, Minggu (09/10/2016) sekira pukul 09.00 Wib.

Tribratanewspolrespidie.com ;   Sebanyak 350 (tiga ratus lima puluh ) Personil Polres Pidie melaksanakan Sistem Pengamanan Kota ( Sispamkota ) dalam rangka menghadapi Pemilu Kada Bupati dan Wakil Bupati Pidie serta Pilgub tahun 2017 di Stadion Kuta Asan Sigli Kab.Pidie, pada Minggu (09/10/2016) sekira pukul 09.00 Wib.

Kegiatan tersebut di pimpin oleh Kabag Ops Polres Pidie Kompol Apriadi, S.Sos, MM didampingi Waka Den ” A” Brimobda Aceh AKP Tasmin dan disaksikan langsung oleh Kapolres Pidie AKBP M. Ali Kadhafi, SIK didampingi Waka Polres Kompol H. Nazaruddin, SH, MM, MH.

Dalam Latihan Gladi Bersih tersebut Personil Polres Pidie di bantu Personil Brimobda Polda Aceh melaksanakan latihan meliputi pemeriksaan wilayah / daerah yang akan dijadikan tempat melakukan orasi  ( Kampanye ) oleh Tim Bom Jihandak dari Gegana Polda Aceh yang sebelumnya wilayah tersebut telah mendapat Izin dari pihak Kepolisian untuk melakukan Kampanye, kemudian dilanjutkan dengan melaksanakan Kampanye oleh Partai Mangga yang di pimpin oleh abu Yus, pada saat nara sumber dari pasangan Partai Mangga menyampaikan orasinya, massa langsung melempari abu yus cs dengan kantong platik yang berisikan air, batu dan barang – barang lainnya, kemudian massa pun semakin brutal dan membakar ban bekas lalu personil Satbinmas Polres Pidie pun membantu untuk melakukan negosiasi kepada massa agar tidak brutal, namun massa tetap brutal kemudian Personil Polres Pidie menurunkan Tim Dalmas untuk membubarkan massa, tetapi massa tetap juga brutal lalu tim Dalmas memperoleh bantuan dari Sat Brimob Polda Aceh untuk membubarkan massa dan abu yus cs pun meninggalkan lapangan menuju mobil dan langsung pergi yang di kawal oleh polisi , lalu dari aksi unjuk rasa tersebut menimbulkan 2 (dua) orang korban jiwa dan kedua korban tersebut di larikan ke rumah sakit kemudian dilanjutkan dengan penindakan dengan menggunakan senjata api peluru karet, bila massa tidak juga mundur dan terus brutal akan diberikan tembakan dengan peluru tajam.

Selanjutnya dilanjutkan dengan latihan simulasi wan teror, menjinakkan Bom, mengamankan dan meledakkannya, serta latihan pengamanan di Lokasi TPS yang ada di Gampong – Gampong atau di desa – desa tempat pemungutan suara.