Home » BERITA » Hakim Menolak Gugatan Pemohon Dalam Sidang Pra Peradilan Terkait Penetapan Tersangka Kematian Pegawai KIP Pijay

Hakim Menolak Gugatan Pemohon Dalam Sidang Pra Peradilan Terkait Penetapan Tersangka Kematian Pegawai KIP Pijay

Tribratanewspolrespidie.com |

Pada hari Senin 02 Desember 2019 pukul 09.00 Wib bertempat di Pengadilan Negeri Sigli, telah dimulai Sidang Gugatan Praperadilan dalam Perkara dugaan Tindak Pidana mengakibatkan orang mati atau luka karena salahnya dan meninggalkan orang yang memerlukan pertolongan.

Kapolres Pidie AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar SIK melalui Kasat Reskrim Iptu Eko Rendi Oktama SH, mengatakan Pra Peradilan yang diajukan terhadap lima tersangka ke Pengadilan Negeri (PN) Sigli,Kepolisian Polres Pidie menang. Penetapan kelima tersangka sah secara hukum “Alhamdulillah Kepolisian menang dalam putusan sidang Pra Peradilan di PN Sigli,” kata Eko Rendi Oktama SH. Sebagaimana diketahui atas penetapan tersangka kematian almarhum Herry Bin Rusli pengawai KIP Pijay.
Kepolisian Resort Pidie menjerat kelima tersangka dalam kasus tersebut dengan pasal 359 Jo Pasal 304 Jo Pasal 306 Ayat (2) KUHP, alasan penggunaan pasal tersebut karena meninggalkan orang yang butuh pertolongan. Kelima orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu adalah, empat diantaranya warga Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya masing-masing berinisial HAF (41) pekerjaan petani MUH (32) pekerjaan anggota Polri SUR (40) pekerjaan Wiraswasta, RZ (37) pekerjaan petani. Sedangkan TM (30) asal Kecamatan Mutiara Timur, Pidie Pekerjaan Wiraswasta.
Sehubungan dengan laporan Polisi Nomor : LP-A / 03 / V /RES.1.24 / 2019/ SEK.MRD tanggal 18 Mei 2019 dan LP-A / 163 / X / RES.1.24/ 2019/ RESKRIM tanggal 24 Oktober 2019, yang di pimpin oleh Hakim tunggal an. BUDI SUNANDA, S.H.,M.H.
Kemudian sidang oleh Hakim tunggal tersebut di buka lalu di bacakan putusan akhir sidang Praperadilan yang diajukan oleh pemohon yang dikuasakan kepada kuasa hukumnya terhadap termohon pihak Kepolisian Republik Indonesia Cq Polda Aceh Cq Polres Pidie, dengan hasil putusan sidang bahwasanya; Menolak seluruhnya gugatan Pemohon, Mengesampingkan gugatan pemohon poin nomor 3 dan seterusnya, Penetapan status tersangka yang dilakukan oleh termohon yang diikuti dengan penangkapan dan penahanan serta perpanjangan penahanan sah menurut hukum, Menyatakan surat perintah penyidikan yang diterbitkan oleh termohon sah secara hukum, Pihak termohon sudah mengumpulkan sebanyak 4 (empat) alat bukti dan Membebankan seluruh biaya perkara yang ditimbulkan kepada pemohon.

Dan ditanyakan kepada pemohon dan termohon Perihal kesimpulan apakah sudah siap dan bisa di serahkan, dalam sidang tersebut Turut hadir dalam acara tersebut yaitu, Pimpinan Sidang Hakim tunggal an. BUDI SUNANDA, S.H.,M.H, Kapolres Pidie yang diberi Kuasa Hukum kepada : Iptu Nurman Ali, S.H Paur Rapkum Subbagkum Bagsumda Polres Pidie, Iptu Eko Rendi Oktama, S.H Kasatreskrim Polres Pidie, Ipda Heri Haryanto, S.H Kaurbinops Satreskrim Polres Pidie, dan beberapa anggota Sat Reskrim Polres Pidie.

Adapun Kuasa Hukum dari Pemohon yaitu; Muhammad Reza MAulana, S.H, Muhammad Nasir, S.HI.,M.H, Fauzan, S.H, Wahyu Pratama, S.H, Kasibun Daulay, S.H, Nourman Hidayat, S.H, Febi Karina, S.H, dan Tahjul Fikar Mulia, S.H.