Home » BERITA » Polres Pidie Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Rencong – 2018

Polres Pidie Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Rencong – 2018

Kapolres Pidie AKBP Andy Nugraha Setiawan Siergar, SIK menyematkan pita tanda di mulai Operasi Mantap Praja Rencong – 2018 kepada salah seorang perwakilan Kasubnit Dalmas II Brigadir Fakrurrazi dilapangan Apel Mapolres Pidie, Rabu (19/09/2018) sekira pukul 08.00 Wib, pagi tadi.

Tribratanewspolrespidie ; Kepolisian Resor Pidie ( Polres Pidie) melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Mantap Brata 2018 dalam Rangka pengamanan Pemilu tahun 2019, Dengan Tema “KITA TINGKATKAN SINERGI POLRI DENGAN INSTANSI TERKAIT DALAM RANGKA MEWUJUDKANKAN KEAMANAN DALAM NEGERI YANG KONDUSIF” di Lapangan Apel Mapolres Pidie, Rabu (19/09/2018) sekira pukul 08.00 Wib.

Adalah Kapolres Pidie AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar, SIK yang menjadi Inspektur Apel dalam kegiatan tersebut sementara Kasat Sabhara Polres Pidie Iptu Zaflani bertindak sebagai Perwira Upacara sementara KBO Sat Reskrim Polres Pidie Ipda Nazli, SH bertindak sebagai Komandan Upacara.

Apel Gelar pasukan tersebut di hadiri oleh Bupati Pidie Roni Ahmad ( Abusyiek), Dandim 0102 Pidie Letkol Arm Wagino., Ketua DPRK Pidie, Ketua DPRK Pidie an.Muhammad, Kepala BNN Kab. Pidie an.AKBP Wirda Suwetio,SE, Kajari Pijay An. Nurdin, SH, Kakesbanglinmas Kab. Pidie dan Pidie Jaya, Ketua KIP Pidie dan Pidie Jaya, Kapolsek Jajaran Polres Pidie serta perwira polres pidie, Kasatpol PP / WH Kab. Pidie dan Pidie Jaya, Pejabat dan Para Kadis Kab. Pidie dan Pidie Jaya, 1 Pleton Subdenpom IM/1-3, 1 Pleton Kodim 0102/Pidie, 1 Pleton Sat Sabhara Polres Pidie, 1 Pluton Propam Polres Pidie dan 1 Pluton sat Intelkam, sat Reskrim, sat Narkoba Polres Pidie.

Dalam arahannnya Kapolres Pidie AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar, SIK menyampaikan beberapa hal, diantaranya ;
– Para peserta Apel Gelar Pasukan dan Hadirin dan tamu undangan yang berbahagia Marilah kita menyampaikan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, pada hari ini kami dapat hadir dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Mantap Brata 2018 dalam Rangka pengamanan Pemilu tahun 2019, Apel Gelar Pasukan ini diselenggarakan di seluruh jajaran dengan tujuan untuk mengecek kesiapan personel, sarana, dan prasarana sebelum diterjunkan untuk eva pengamanan.

– Dengan demikian Pemilu tahun 2019 akan dapat terselenggara dengan aman, lancar, dan damai. Para peserta Apel Gelar Pasukan yang saya hormati, Pemolisian di era demokrasi bertumpu pada upaya untuk merebut kepercayaan publik. Hal tersebut diwujudkan antara lain dengan penegakan supremasi hukum, penghormatan terhadap nilai-nilai HAM, dan Peningkatan kualitas pelayanan publik.

– Selain itu, pemolisian di era demokrasi juga diwujudkan dengan berbagai latar belakang dalam berbagai agenda demokrasi, seperti penyampaian di muka umum, kebebasan berserikat dan berkumpul, serta keamanan dalam penyelenggaraan pemilihan langsung oleh publik guna memilih Kepala Daerah, Anggota Legislatif, dan juga pemilihan Presiden dan Wakil Presiden RI.

– Pemilihan Umum dapat dikatakan sebagai penanda utama demokrasi (ciri demokrasi), karena masyarakat diajak untuk ikut serta menentukan pemimpinnya pada periode mendatang. Dalam kaltan tersebut, bangsa Indonesia akan kembali menyelenggarakan pesta demokrasi Pemilu tahun 2019 yang tahapannya tengah berlangsung saat ini.

– Pemilu tahun 2019 memiliki presisi kerawanan dan khas yang khas, karena untuk pertama kalinya Pileg dan Pilpres akan dilaksanakan secara serentak dengan ambang batas parlemen / ambang batas sebesar 496. Kondisi ini akan menuntut pada saat upaya maksimal dari masing-masing partai politik dalam berkompetisi secara ketat untuk meraih suara sebanyak-banyaknya.

– Tidak hanya untuk memenangkan Pileg dan Pilpres, namun juga agar bisa tetap bertahan / bertahan. Dalam kacamata kamtibmas, bentuk drama ini memungkinkan untuk memunculkan potensi kerawanan di bidang, yang cukup menjadi perhatian bagi Polri yaitu mengakses politik identitas, memberikan isu-isu yang bisa memecah belah persatuan bangsa, juga berbicara hoax dan benci speecth, yang perubahan iklim sosial di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat.

– Untuk itu Polri dibantu oleh para TNI dan pemangku kepentingan terkait lainnya akan menggelar operasi kepolisian terpusat dengan sandi “Mantap Brata 2018” yang dilaksanakan selama 397 hari, mulai tanggal 20 September 2018 sampai dengan 21 Oktober 2019, di berbagai wilayah Indonesia dengan menggunakan 272.886 personel Polri.

– Operasi ini diselenggarakan dengan mengedepankan kegiatan-kegiatan preemtif dan preventif, yang didukung kegiatan intelijen, penegakan hukum, kuratif, dan rehabilitasi melalui fungsi-fungsi fungsi kepolisian dalam bentuk Satuan Tugas Tingkat Pusat, Tingkat Daerah, dan Tingkat Polres dalam program ini, selaku kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, terus saya tekankan bahwa Polri berkomitmen untuk terus bekerja keras untuk menjamin penyelenggaraan Pemilu tahun 2019 agar dapat berjalan dengan aman, lancar, dan damai.

– Berbagai potensi kerawanan telah dipetakan untuk dilakukan upaya penanganan secara profesional dan berkelanjutan. Selain itu, keberhasilan Polri, TNI, dan seluruh elemen dalam pengamanan Pemilu tahun 2014, dan Pilkada Serentak tahun 2015, 2017, dan 2018, menjadi salah satu bagian penting dalam pengamanan Pemilu tahun 2019. Para peserta Apel Gelar Pasukan yang berbahagia.

– Saya akan menyampaikan beberapa pengamatan untuk dipedomani dan dilaksanakan Yaitu sbb :
1.Perkuat soliditas dan sinergisitas TNI dan Polri guna mewujudkan Pemilu yang aman, lancar, dan damai.
2. Jaga netralitas Polri dan TNI, serta hindari tindakan yang dapat mencederai netralitas TNI dan Polri dalam tataan setiap tahapan Pemilu.
3.Kedepankan langkah-langkah proaktif dengan menggunakan deteksi dini hari untuk mengetahui apa yang harus dilakukan dan penanganan dini.
4. Dorong seluruh elemen KPU, Bawaslu, Caleg, Parpol dan masa pendukungnya, Pemda, media, tokoh masyarakat, dan pengawas independen untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawab yang diemban sesuai dengarn peraturan yang berlaku.
5.Gelorakan deklarasi Pemilu damai di masing-masing wilayah dengan mengikutsertakan elemen – elemern yang terlibat dalam penyelenggaraan Pemilu.
6.Susun rencana pengamanan secara detail dan laksanakan pada setiap tahapan pengamanan, termasuk dalam menghadapi cedera kontinjensi.
7.Melalui penegakan profesional dan proporsional, baik terhadap dugaan tindak pidana Pemilu yang dikelola melalui Sentra Gakkumdu, maupun potensi pelanggaran hukum lainnya, guna menjamin ketepatan kamtibmas yang kondusif.

– Demikianlah amanat saya, semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, senantiasa memberikan petunjuk dan kekuatan kepada kami dalam dunia, masyarakat, dan Negara. Sekian dan terima kasih, Wassalamualaikum Wr. Wb.