Home » BERITA » Polisi Tangkap Pencabul Murid SD

Polisi Tangkap Pencabul Murid SD

Polisi Tangkap Pencabul Murid SD

Polisi Tangkap Pencabul Murid SD

Sigli ;  Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Pidie bersama Polsek Kembang Tanjong menangkap Zakaria bin Abdullah (63) di rumahnya pada sebuah kecamatan di Kabupaten Pidie, Sabtu (2/1) sekitar pukul 18.30 WIB. Pria beristri itu ditangkap atas tuduhan telah mencabuli anak di bawah umur, sebut saja namanya Nuri (6) yang masih duduk di kelas 1 SD.

Ibu kandung Nuri berinisial N melaporkan kepada polisi setelah teman Nuri bernama Bunga (8) (juga bukan nama sebenarnya) memberitahukan kepadanya tindakan asusila yang dilakukan Zakaria terhadap si buah hatinya itu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Serambi kemarin, pencabulan terhadap Nuri yang diduga dilakukan Zakaria berawal saat korban bersama teman-temannya sedang bermain-main di depan rumah Zakaria sekitar pukul 18.00 WIB.

Saat itu rumah Zakaria yang semipermanen dalam keadaan sepi karena istrinya pergi ke sawah. Zakaria ke luar dari rumahnya, lalu mendekati tempat anak-anak bermain. Saat itulah ia dekati Nuri. Pria tua itu merayu-rayu Nuri dengan iming-iming uang.

Zakaria berhasil membujuk Nuri dengan membawa bocah enam tahun itu ke dalam rumahnya. Di rumah itulah Zakaria mencabuli Nuri. Namun, perbuatan Zakaria diketahui Bunga, teman sepermainan Nuri. Bunga pun melaporkan kejadian itu kepada ibu kandung Nuri.

Kapolres Pidie, AKBP Muhajir SIK MH, melalui Kasat Reskrim, AKP P Harahap SH, kepada humas polres pidie, Minggu (3/1) mengatakan, setelah ada laporan dari orang tua Nuri dan visum dokter, polisi langsung meringkus Zakaria bin Abdullah yang berprofesi sebagai petani.

Menurut Kasat P Harahap, perbuatan Zakaria yang diduga mencabuli anak di bawah umur dibidik dengan Pasal 82 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman kurungan minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara.

“Kasus pencabulan anak di bawah umur itu sedang ditangani polsek Kembang Tanjong. Tersangkanya sampai kini sudah ditahan dan dititipkan sementara di Rumah Tahanan Negara Kelas II Benteng, Sigli,” demikian P Harahap