Home » GIAT POLSEK » Polisi Berhasil Melakukan Mediasi Kasus Dukun Santet Abbas di Caleu

Polisi Berhasil Melakukan Mediasi Kasus Dukun Santet Abbas di Caleu

lllllllllllllllllllll

Kapolsek Indrajaya AKP Aiyub didampingi Kanit Intel Polsek Indrajaya Aiptu Sentosa memediasi Kasus Tuduhan Masyarakat Terhadap Abbas sebagai Dukun Santet di Mapolsek Indra Jaya, Kamis (10/11/2016) sekira pukul 10.30 Wib.

Tribratanewspolrespidie.com ; Kasus Tuduhan Dukun santet yang melanda salah seorang warga Gampong Baroh Gapui Kecamatan Indrajaya Kab.Pidie atas nama Abbas berlangsung damai di Mapolsek Indrajaya, pada Kamis (10/11) sekira pukul 10.30 Wib.

Tuduhan Abbas sebagai pelaku dukun santet oleh warga sekitar Gampong Baroh Gapui melekat pada dirinya sekitar Juli 2016 bermula dari salah satu masyarakat yang sakit a.n Zakaria yang tak lain merupakan Mertua Sekretaris Desa ( Sekdes ) Gampong Baroh Gapui setempat.

Saat sakit Zakaria Kambuh dan dirazah oleh Tgk atau orang pintar di Gampong setempat, ia pun menyebut – nyebut nama Abbas, lalu setelah sudah baikkan ia pun melakukan rapat dengan para Tomas, Toga dan Todat Gampong Baroh Gapui dengan keputusan bahwa Abbas harus keluar dari gampong Baroh Gapui tersebut.

Dengan berbagai pertimbangan para Tokoh masyarakat pun meminta kepada Abbas agar meninggalkan gampong tersebut, ia pun melakukan dan mengungsi ketempat anak kandungnya a.n Zealand di Gampong Adan Kecamatan Mutiara Timur Kab.Pidie.

Tepatnya pada Kamis (10/11) sekira pukul 07.30 Wib, Abbas pun berencana pulang kerumahnya di Gapui, namun masyarakat setempat belum bisa menerimanya dan menolaknya sehingga para Tomas, Toga dan Todat Masyarakat Gapui meminta Pertolongan kepada Muspika Kecamatan untuk menyelesaikan kasus tuduhan tersebut terhadapnya.

Kemudian Abbas pun pergi ke Polsek Indrajaya untuk melaporkan tuduhan warga kepada nya, kemudian Kapolsek Indra Jaya AKP Aiyub beserta Kanit Intelkam Aiptu Sentosa memanggil para Tomas, Toga, Todat Gampong Gapui untuk dilakukan pemeriksaan terhadap tuduhan yang dilontarkan kepada Abbas, lalu mediasi pun terjalin berkat bantuan Kapolsek Indrajaya, kedua belah pihak sudah menyetujui Agar Abbas bisa kembali ke Istananya seperti dahulu dengan syarat ;

– agar Abbas jangan keluar dari rumah pada malam hari mulai dari pukul 21.00 wib

-warga meminta agar Abbas jangan terlihat di kawasan kuburan umum pada saat tiba waktu malam hari

– agar Abbas jangan memasuki perkarangan rumah orang lain saat malam hari

– agar jangan mengikatkan kain warna merah di kepala saat malam tiba

– agar jangan kesawah atau kebun kalo tidak kepentingan pada saat waktu subuh tiba dan

-Agar Abbas pergi ke meunasah utk melakukan sembahyang berjama’ah.

Dari beberapa tuntutan yang diajukan oleh para Tomas, Toga dan Todat Masyarakat Baroh Gapui tersebut didepan aparat hukum, Abbas pun menyangupinya, namun dalam beberapa waktu dekat Abbas akan dipertemukan dengan warga Gapui untuk melaksanakan perjanjian yang telah di buat tersebut, Ujar Aiyub.”