Home » BERITA » Polisi Bantu Penyelesaian Kasus Penganiayaan Secara Damai di Mapolsek Ulim

Polisi Bantu Penyelesaian Kasus Penganiayaan Secara Damai di Mapolsek Ulim

RRRRRRRRRRRRRRRRRRR

Kapolsek Ulim Iptu Alamsyah, SE didampingi Kanit Reskrim Polsek Ulim Bripka Masri, SH dan Bhabinkamtibmas Polsek Ulim Brigadir T. Masrizal membantu menyelesaikan Kasus Penganiayaan yang terjadi di Gampong Keudee Ulim Kecamatan Ulim Kab.Pidie Jaya, Minggu (29/01/2017) sekira pukul 20.00 Wib.

Tribratanewspolrespidie ; Kasus Penganiayaan yang terjadi 2 (dua) pekan lalu terhadap Munadi, 16 thn, Siswa, Warga Gampong Keudee Ulim Kecamatan Ulim Kab.Pidie Jaya yang dilakukan oleh Fazri, 30 thn, Swasta, Warga Gampong Dayah Lubue Kecamatan Ulim Kab.Pidie Jaya berlangsung damai di Mapolsek Ulim pada Minggu (29/01/2017) sekira pukul 20.00 Wib.

Adalah Kapolsek Ulim Iptu Alamsyah, SE didampingi Kanit Reskrim Polsek Ulim Bripka Masri, SH dan Bhabinkamtibmas Brigadir T. Masrizal yang membantu memediasi kasus penganiayaan tersebut hingga berujung dengan Damai.

Namun sebelumnya kedua belah pihak pun sudah merembuk dengan menghadirkan dengan menghadirkan orang tua Gampong yang terdiri dari para Tomas, Toga dan Todat dari masing – masing Gampong dari kedua belah pihak.

Dari hasil kesepakatan, kedua belah pihak pun akhirnya menyepakati untuk berdamai dengan membuat sehelai surat perdamaian dengan berisikan saling memaafkan, dan pihka kedua bersedia membantu pihak pertama dengan nominal Rp 5.000.000,- (Lima Juta Rupiah) dengan persyaratan tidak akan tuntut menuntut dikemudian hari.

Seperti yang dikutip humas polres pidie dari Kapolsek Ulim pada Minggu (29/01/2017), mengatakan Kasus Penganiayaan ini terjadi karena pelaku tak dapat menahan emosi dari ocehan korban, lalu dengan tensi darah yang tinggi, pelaku pun memuntahkan bugem mentah kepada korban hingga korban mengalami memar di bagian muka dan kedua belah pihak pun telah saling memaafkan di Mapolsek Ulim.

 Bagi warga ulim saya harap jangan pernah main hakim sendiri bila ada masalah, sebut Alamsyah.”