Home » BERITA » Polisi Bantu Mediasi Sengketa Pipa Air Bersih di Kumba Pijay

Polisi Bantu Mediasi Sengketa Pipa Air Bersih di Kumba Pijay

wwwwwwww

Kapolsek Bandar Dua Ipda Faisal memimpin langsung penyelesaian sengketa Pipa Air Bersih di Gampong Kumba Kecamatan Bandar Dua Kab. Pidie Jaya, Kamis (29/09/2016) sekira pukul 09.00 Wib.

Tribratanewspolrespidie.com ; Sengketa Saluran Pipa Air  Bersih di Gampong Kumba Kecamatan Bandar Dua Kab.Pidie Jaya berlangsung pada Kamis (29/09/2016) sekira pukul 09.00 Wib.

Sengketa tersebut bermula pada saat Sdr. Aminuddin Bin Jailani, 55 thn, Tani, Warga Gampong Kumba Kecamatan Bandar Dua Kab. Pidie Jaya memasang Pipa Air Bersih  dengan ukuran lebih besar dari pada Pipa air milik warga Gampong Kumba lainnya sehingga air yang mengalir ke lahan ladang Milik Sdra. Aminuddin lebih besar debitnya di bandingankan warga Kumba lainnya kemudian terjadilah cekcok mulut antara Aminuddin dengan warga Kumba lainnya dan keributan pun tak terelakkan, sebagian warga berhamburan keluar rumah dengan membawa senjata tajam (sajam) untuk memprotes pemasangan pipa yang dilakukan oleh Sdra. Aminuddin, lalu selang 10 menit keributan terjadi Bhabinkamtibmas Polsek Bandar Dua terjun kelapangan untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi, namun belum juga memberikan titik terang, lalu Bhabinkamtibmas melaporkan ke Kapolsek Bandar Dua Ipda faisal, kemudian Kapolsek pun langsung terjun kelapangan dengan dilengkapi senpi laras panjang di dampingi Bhabinkamtibmas.

Saat tiba dilapangan kedua belah pihak yang bersengketa pun di mediasi oleh Kapolsek di Meunasah Kumba Kecamatan Bandar Dua Kab.Pidie, agar masalah yang terjadi cepat terselesaikan, selang 30 menit waktu mediasi berjalan di Meunasah Kumba, akhirnya menemui titik terang dengan pernyataan yang menerangkan bahwa Sdr Aminuddin akan mengganti Pipa saluran air bersih yang memiliki ukuran yang lebih kecil atau seukuran pipa yang telah dipasang oleh warga lainnya dengan demikian air yang akan mengalir keluar masuk melalui pipa akan sama debitnya dan kedua belah pihaknya menyepakati hasil mediasi dengan pernyataan tertulis tanpa adanya gugat menggugat dikemudian hari nantinya.