Home » BERITA » Polda Papua Sediakan 16 Psikolog Dampingi Keluarga Korban Trigana

Polda Papua Sediakan 16 Psikolog Dampingi Keluarga Korban Trigana

Paulus Waterpaw

Kapolda Papua Brigjen Pol Paulus Waterpaw memberikan keterangan kepada wartawan usai upacara serah terima jabatan Kapolda Papua dan Kapolda Papua Barat di Mabes Polri, Jakarta, Jumat, 31 Juli 2015. (Tribratanews/Wahyu Wening)

Tribratanews.com – Sebanyak 16 psikolog disiapkan Kepolisian Daerah Papua untuk menemani dan memantau kondisi keluarga korban kecelakaan Trigana Air Service. Mereka terdiri atas 8 psikolog dari Polda Papua dan sisanya dari Himpunan Psikolog Papua.

Kepala Kepolisian Daerah Papua Brigadir Jenderal Polisi Paulus Waterpauw mengatakan, setiap hari ada 3-4 psikolog bertugas di tengah-tengah keluarga korban yang dikumpulkan di gedung Tongkonan tak jauh dari Rumah Sakit Bhayangkara, Jayapura.

“Tak hanya psikolog, tokoh agama juga ikut memberikan penghiburan kepada keluarga korban. Kami juga menyediakan ruang konsultasi dan ahli kejiwaan di Tongkonan sambil menunggu hasil identifikasi,” kata Brigadir Jenderal Polisi Waterpauw di Jayapura, Sabtu (2015-08-22).

Polda Papua juga turut melakukan komunikasi yang intens kepada keluarga korban yang tengah berduka. Sebelum mengumumkan hasil identifikasi, pihak Dokkes juga lebih dahulu memberikan penjelasan tentang proses identifikasi agar keluarga korban sabar menunggu.

“Kondisi keluarga korban rata-rata cemas akan proses identifikasi. Mereka juga pasti lelah dalam menunggu hasilnya, sehingga ditakutkan timbul emosi dari keluarga korban dan hal-hal seperti ini yang perlu kita antisipasi,” ujar dia.

Pada saat menunggu proses identifikasi ini, setiap harinya keluarga korban diberikan makan dan minum gratis dari dapur umum yang tersedia di gedung itu.

Hingga saat ini sudah ada 12 dari 54 jenazah korban kecelakaan pesawat Trigana Air yang teridentifikasi.

Mereka adalah Teguh Warisman Saleh, Emilia Gobai, Milka Kakiar Mabin, Oscar Mangontoh, Hasanuddin, Martinus Aragai, Terianus Salawala, Boni Wori-Wori, Wendepan Bamulki, Asirun, Dita Amelia Kurniawan, dan Agustinus Luwanmase.[TBNews]

sumber : http://www.tribratanews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.