Home » BERITA » Pemasang Perangkap Tikus Berarus Listrik Ditangkap

Pemasang Perangkap Tikus Berarus Listrik Ditangkap

Pemasang Perangkap Tikus Berarus Listrik Ditangkap

Pemasang Perangkap Tikus Berarus Listrik Ditangkap

Tribratanewspolrespidie.com, Aceh ; Polres Pidie resmi menahan Fauzi bin M Gani (55), Kamis (10/12). Warga Gampong Kuta Trieng Beuracan, Kecamatan Meureudu, Pidie Jaya (Pijay) itu dianggap bersalah karena kelalaiannya menyebabkan hilangnya nyawa orang lain. Sebagaimana diberitakan kemarin, Fauzi memasang perangkap tikus di sawahnya. Perangkap itu dia aliri arus listrik dengan kabel telanjang. Karena tak tahu ada kabel telanjang di pematang sawah, Ainiah binti Usman (57) yang melintasi sawah tersebut bersama lima temannya, tersetrum. Ia meninggal di tempat. Sedangkan rekannya, Andian binti M Gade (55) yang berusaha membantu Ainiah juga tersengat listrik. Namun, nyawanya masih tertolong.

Begitupun, hingga kemarin ia masih dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Meureudu karena badannya lemas. Kapolres Pidie, AKBP Muhajir MH melalui Kapolsek Meureudu, AKP Teuku Muhammad SH kepada humas polres pidie kemarin mengatakan, sejak Ainiah meninggal akibat tersetrum arus listrik pada perangkap tikus yang dipasang Fauzi di sawahnya, polisi langsung mengamankan Fauzi untuk dimintai keterangan. Tapi Kamis kemarin tim penyidik dari Polsek Meureudu resmi menahan Fauzi. AKP Teuku Muhammad mengatakan, Fauzi ditahan karena kelalaiannya menyebabkan satu orang meninggal, satu lainnya cedera. Ia dibidik dengan Pasal 359 KUHPidana yang karena kealpaannya menyebabkan mati atau lukanya orang lain. Atas tindakannya itu, pelaku diancam pidana kurungan maksimal lima tahun penjara

Tak hanya itu, aparat Polsek Meureudu juga telah membongkar seluruh kabel listrik telanjang pada perangkap tikus di sawah Fauzi. “Dua anggota kami kerahkan mendampingi tim penertiban dari PLN Rayon Meureudu untuk membongkar jaringan listrik pada perangkap tikus di sawah Fauzi,” jelasnya. Sebelumnya dilaporkan, lima wanita, di antaranya Ainiah Usman, mendatangi areal persawahan untuk menanam padi. Setiba di pematang sawah milik Fauzi bin Gani, ia langsung kesetrum arus listrik pada perangkap tikus. Temannya, Andian binti M Gade (55) yang berusaha menolong Ainiah malah tersetrum. Namun, nyawanya masih tertolong. Tapi tidak demikian halnya dengan Ainiah., atas kejadian itu aparat kepolisian di Pidie dan Pidie Jaya menertibkan seluruh pemasangan arus listrik pada perangkap tikus di areal persawahan, mengingat sudah sering jatuh korban jiwa. “Selama beberapa tahun terakhir warga Pijay lebih cenderung menggunakan perangkap tikus dengan aliran kabel telanjang, sehingga menimbulkan malapetaka bagi keselamatan jiwa manusia,” kata Warga Masyarakat setempat. Sebenarnya, masih ada alternatif lain untuk menangkap tikus. Misalnya, dengan memasang perangkap sarang atau dengan meletakkan perangkap tali, atau memakai terpal plastik di sekeliling areal lahan pertanian agar tikus tak dapat masuk untuk memangsa padi. “Saya harap kejadian ini menjadi pelajaran bagi semua petani agar menghindari pemasangan aliran listrik secara sembarangan, terutama untuk perangkap tikus,” demikian kata Kapolres Pidie AKBP Muhajir, SIK, MH