Home » BERITA » Pelaku Penembakan Cot Cantik Berhasil di Bekuk Polisi

Pelaku Penembakan Cot Cantik Berhasil di Bekuk Polisi

tsk-ok-1

4 (empat) Pelaku Penembakan Cot Cantik terhadapa Sdr Ibrahim Bin Abu, inisial Abdul Manaf, 41 thn, Wiraswasta, Dusun II Mainu Tengah Kecamatan Dolok Merawan Kab. Serdang Bedagai Prov. Sumatera Utara, Zakaria, 42 thn, Petani, Warga Gampong Cot Cantik Kecamatan Sakti Kab.Pidie, M. Hasballah, 32 thn, Wiraswasta, Warga Gampong Lhok Panah Kecamatan sakti Kab.Pidie dan Ruslan, 49 thn, Petani, Warga Gampong Pulo Loih Kecamatan Titue Kab.Pidie beserta barang bukti 1 (satu) Pucuk senjata Laras Panjang Jenis AK – 56, Nomor Seri MN5922, tahun Rakitan 1970, 1 (satu) buah Magazen AK dan 10 (sepuluh) Butir peluru Aktif AK 56 diamankan di Mapolres Pidie, Minggu (11/12/2016).

Tribratanewspolrespidie ;  Dalam Rangka melaksanakan Operasi Kilat Rencong – 2016 di wilayah hukum Polres Pidie, Tim Gabungan Polres Pidie dibantu oleh Direktorat Reserse Umum Polda Aceh dan Detasemen 88 Anti Teror Mabes Polri berhasil menangkap 4 (empat) pelaku penembakan sdr. Ibrahim Bin Abu yang terjadi pada tanggal 19 Oktober 2016 lalu bernama Abdul Manaf, 41 thn, Wiraswasta, Dusun II Mainu Tengah Kecamatan Dolok Merawan Kab. Serdang Bedagai Prov. Sumatera Utara, Zakaria, 42 thn, Petani, Warga Gampong Cot Cantik Kecamatan Sakti Kab.Pidie, M. Hasballah, 32 thn, Wiraswasta, Warga Gampong Lhok Panah Kecamatan sakti Kab.Pidie dan Ruslan, 49 thn, Petani, Warga Gampong Pulo Loih Kecamatan Titue Kab.Pidie  di Jalan Benteng Dusun Duku Tembung Medan Provinsi Sumatera Utara pada Sabtu sekira pukul 08.30 Wib.

Penangkapan keempat pelaku berdasarkan pengembangan aparat Kepolisian Resor Pidie yang dibantu oleh Personil Direskrim Polda Aceh dan Detasemen 88 Anti Teror Mabes Polri atas penembakan yang dilakukan sebanyak 2 (dua) kali terhadap korban Ibrahim Bin Abu, Warga Gampong Cot Cantik beberapa bulan lalu.

Berkat kerja keras yang solid, Tim dengan mudah menangkap pelaku utama yang bertindak sebagai Eksekutor Abdul Manaf, 41 thn, Wiraswasta, warga Jalan Benteng Dusun Tembung Medan Provinsi Sumatera Utara di rumahnya di Dusun II Mainu Tengah Kecamatan Dolok Merawan Kab. Serdang Begadai Provinsi Sumatera Utara.

Penangkapan Eksekutor pun di Pimpin oleh Wadir Reskrim Polda Aceh

Setelah Eksekutor diamankan, polisi pun menginterviewnya, lalu sang eksekutor pun berkicau tentang senjata laras panjang yang ia peroleh.

Kepada polisi sang eksekutor mengaku bahwa senjata api laras panjang yang ia gunakan untuk mengeksekusi sdr. Ibrahim, ia peroleh dari sdr. Zakaria alias Jek, Warga Gampong Cot Cantik Kecamatan Sakti Kab.Pidie.

Sang Eksekutor pun menerangkan kepada polisi penembakan pertama yang ia lakukan saat ia pulang dari rantau di Medan dengan menggunakan Bus dan turun di pasar Beureuneun, kemudian Bang Manaf panggilan sang eksekutor  dijemput oleh Zakaria alias Jek dan langsung di bawa ke kebun miliknya, sesampai di kebun milik Zakaria, Bang Manaf melihat ada Senpi laras panjang jenis AK 56 model lipat, lalu dari kebun Zakaria Bang Manaf langsung bergerak ke arah rumah Ibrahim dan langsung melakukan penembakan ke rumah Ibrahim, setelah melakukan penembakan, Bang Manaf pun lari ke arah persawahan dan menyembunyikan senpi di pinggir hutan dekat persawahan di dalam Gampong Cot Cantik Kecamatan Sakti Kab.Pidie, selanjtunya Bang Manaf di jemput oleh Bang Lan nama panggilan yang bertugas untuk menyimpan senpi, warga Gampong Pulo Lhoih Titue Kecamatan Keumala Kab.Pidie, lalu bang Manaf pun langsung diantar ke Bambi untuk langsung kembali berangkat ke Medan dengan menggunakan Bus.

Lalu kepada polisi bang Manaf pun menceritakan penembakan yang kedua, yakni saat ia pulang dari Medan dengan menggunakan Bus dan turun di Pasar Leung Putu Kecamatan Bandarbaru Kab.Pidie Jaya, kemudian ia di jemput oleh Ruslan alias Bang Lan, 49 thn, Petani, Warga Gampong Pulo Loih Kecamatan Titue Kab.Pidie dan langsung di bawa ke rumah bang lan.

Selanjutnya Bang Manaf pergi ke arah rumah korban dan menunggu korban Ibrahim di pinggir jalan di Gampong Cot Cantik Kecamatan Sakti Kab.Pidie dan saat korban lewat, bang manaf pun langsung melakukan penembakan ke arah korban namun tak tepat sasaran dan peluru pun meleset, lalu Bang Manaf pun melarikan diri ke arah rumah Bang Lan dan menyerahkan senjata tersebut kepadanya untuk disimpan sementara korban pun berteriak meminta tolong.

Selang 5 Menit, Bang Manaf pun diantar oleh Bang Lan ke arah Blang Malu untuk menunggu Bus yang berangkat menuju Medan.

Lalu kepada polisi, Bang Manaf pun mengakui menerima uang eksekutor pertama dan kedua tersebut dari Zakaria alias Jek sebesar Rp 1.700.000,-.

Setelah Bang Manaf diamankan, kemudian pada Sabtu (10/12/2016) sekira pukul 13.00 Wib di Keude Sakti Kecamatan Sakti Kab.Pidie Tim Opsnal Resintel dibawah Pimpinan Kasat Intelkam dan Reskrim berhasil melakukan penangkapan terhadap sdr. Zakaria alias Jek, 42 thn, Petani, Warga Gampong Cot Cantek Kecamatan Sakti Kab.Pidie.

Bersamaan dengan penangkapan Jek, polisi pun mengamankan sdr. Hasballah alias Amad Lapoh, warga Gampong Lhok Panah Kecamatan sakti Kab.Pidie dengan cara memancing yang bersangkutan untuk keluar dari kampungnya.

Selanjutnya pada Minggu (11/12/2016) sekira pukul 01.30 Wib dinihari kemarin, tepatnya di Gampong Pulo Loih Kecamatan Titue Kab.Pidie, polisi pun mengamankan Ruslan, 49 thn, Tani, Warga Gampong Pulo Loih Kecamatan Titue Kab.Pidie dan ditangan Ruslan polisi pun mengamankan 1 (satu) Pucuk Senjata AK – 56 dengan nomor Seri MN5922 beserta 1 (satu) buah Magazen dan 10 (sepuluh) butir peluru yang disimpan oleh Ruslan di Kandang Ternak miliknya yang berada di depan rumahnya.

Adapun barang bukti lainnya selain senjata api yang diamankan Polisi dari keempat pelaku adalah sebagai berikut ; 1 (satu) buah dompet warna hitam merk Donna Richi, 1(satu) lembar KTP Zakaria, 1 (satu) lembar KTP M. Isa A. Wahab, 1 (satu) lembar Kartu Indonesia Sehat a.n Firmanzul, 1 (satu) Unit Hp Merk Nokia X2 Warna Hitam, 1 (satu) Buah Dompet warna hitam Merk Dunhill, 1 (satu) Lembar KTP a.n M. Hasballah, 1 (satu) lebar SIM C a.n Muhammad Hasballah, 1 (satu) lembar STNK Sepmor Merk Honda 125 BL 4337 PP a.n Muhammad Hasballah, 1 (satu) Buah Dompet warna Hitam Merk Levis, 1 (satu) lembar KTP a.n Abdul Manaf, 1 (satu) lembar SIM B1 dan C a.n Abdul Manaf, 1 (satu) lembar STNK 125 BK 2617 ACD a.n Samsul bahri, 1 (satu) Unit Hp Merk samsung warna putih, 1 (satu) Unit HP Merk Brand Code warna biru dongker, 1 (satu) Buah dompet warna coklat Merk Levis, 1 (satu) lembar KTP a.n Ruslan, 1 (satu) lembar SIM C dan STNK Honda Spacy BL 4167 PAH a.n Ruslan, 1 (satu) Unit HP Merk Nokia 105 warna hitam, 1 (satu) buah ikat pinggang warna hitam merk levis, 1 (satu) unit jam tangan merk Citizen, dan 2 (dua) Buah cincin besi putih bermata batu.

Kapolres Pidie AKBP M. Ali Kadhafi, SIK yang di konfirmasi oleh humas polres pidie mengatakan penangkapan keempat pelaku tak lain berkat kerjasama Tim yang solid dan untuk penyelidikan lebih lanjut keempat pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Pidie.