Home » BERITA » Pelaku Curanmor di Depan Bengkel Cek Li Adalah Seorang Petani

Pelaku Curanmor di Depan Bengkel Cek Li Adalah Seorang Petani

Seorang Pencuri Sepada Motor ( sepmor ) berinisial RS(32), Petani, Warga Gampong Crueng Kecamatan Batee, Kab.Pidie beserta barang bukti (BB) hasil curian 1 (satu ) unit Sepmor Jenis Supra Fit warna Hitam tahun 2008 dengan nomor polisi BL 5721 LU dengan nomor mesin HB71E1451232 dan nomor rangka MH1HB1188K455315, telah diamankan di Mapolsek Bandar baru, Jum’ at 31 Agustus 2018.

Tribratanewspolrespidie ; Tim Gabungan Res / Intel Polsek Bandar baru berhasil meringkus pelaku pencurian kendaraan bermotor di depan bengkel cek li yang terletak di pasar lueng putu, Gampong Keude Leung Putu Kecamatan Bandar Baru, Kab.Pidie Jaya, Jum’ at (31/08/2018) sekira pukul  15.00 Wib.

Penangkapan pelaku berdasarkan laporan korban bernama M. Gade Bin Usman (50), Petani, Warga Gampong Teungoh Musa Kecamatan Bandar Baru, Kab.Pidie Jaya kepada Polsek Bandar baru dengan nomor polisi LP / 11 / VI / Res.1.8 / Aceh / Res Pidie / Sek Baru, tanggal 20 Juni 2018 tentang pencurian kendaraan bermotor miliknya yang terjadi di depan bengkel cek li yang terletak di pasar lueng putu, Gampong Keude Leung Putu Kecamatan Bandar baru, Kab.Pidie Jaya.

Dari laporan tersebut, tim yang di pimpin langsung oleh Iptu Syukrizal, SH melakukan penyelidikan dilapangan dengan memeriksa beberapa saksi dan mengambil keterangan dari korban.

Tepatnya pada Jum’ at (31/08/2018), tim berhasil menangkap RS di seputaran kota sigli, tanpa perlawanan RS pun di giring ke Mapolsek Bandar Baru.

Kapolres Pidie AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar, SIK melalui Kapolsek Bandar baru Iptu Syukrizal, SH saat di konfirmasi oleh humas polres pidie mengatakan RS dulunya merupakan pekerja pada korban dan pelaku sudah mengetahui cara untuk menghidupkan sepmor milik korban.

Setelah di introgasi, RS mengatakan untuk barang bukti (bb) telah di bawa ke Kecamatan Bate dan di serahkan kepada saudara Helmi (DPO) kepada saudara Si Do ( DPO) dengan harga Rp 1.100.000 (satu juta seratus ribu rupiah) dan uang hasil penjualan sepmor panas tersebut di berikan oleh Helmi kepada RS seharga Rp 1.000.000 (satu juta rupiah), sedangkan saudara helmi menerima uang kopi dari hasil penjualan sepmor tersebut sebesar Rp 100.000 (seratus ribu rupiah).

Kasus ini telah ditangani di Mapolsek Bandar baru, untuk penyelidikan lebih lanjut, RS beserta barang bukti 1 (satu) Unit Sepmor Supra Fit warna Hitam tahun 2008 dengan nomor polisi BL 5721 LU dengan nomor mesin HB71E1451232 dan nomor rangka MH1HB1188K455315, telah diamankan di Mapolsek Bandar Baru guna penyelidikan lebih lanjut, sebut Mantan Kasubbag Dal Ops Bag Ops Polres Pidie tersebut.”