Home » BERITA » Ngedar Ganja di Pos Jaga, Warga Rawa di Bekuk Polisi

Ngedar Ganja di Pos Jaga, Warga Rawa di Bekuk Polisi

JJJJJJJJJJJJJJJJJJOK

Pengedar Narkotika jenis Ganja Berinisial AG, 37 thn, Pedagang, warga Gampong Rawa Kecamatan Pidie Kab.Pidie beserta barang bukti 1 (satu) Amplop sedang Narkotika jenis Ganja, 1 (satu) Unit Hp Merk Nokia dan 1 (satu) Buah Dompet telah diamankan di Mapolres Pidie, Rabu (15/03/2017) sekira pukul 05.20 Wib subuh kemarin.

Tribratanewspolrespidie ; Tim Res / Intel Polsek Pidie kembali membekuk pengedar narkotika jenis Ganja berinisial AG, 37 thn, Pedagang, warga Gampong Rawa Kecamatan Pidie Kab.Pidie di Pos Jaga yang berada di Gampong Rawa Kecamatan Pidie Kab.Pidie, selasa (15/03/2017) sekira pukul 05.20 Wib subuh kemarin.

Penangkapan kurir ganja tersebut berdasarkan laporan masyarakat Gampong Rawa Kecamatan Pidie Kab.Pidie yang sering melihat pelaku sering bertransaksi barang haram tersebut di Pos Jaga Rawa.

Dari laporan masyarakat tersebut Kapolsek Pidie Iptu Chairil Ansar, S.Sos didampingi oleh Kanit Reskrim Bukhari Selian melaksanakan pengecekan dilokasi.

Tepatnya pada Selasa (15/03/2017) sekira pukul 05.20 Wib, tim menuju ke TKP tempat pelaku sering melakukan aksinya.

Saat tiba di TKP tim menemukan pelaku sedang tertidur dengan lelap dan ia tak sadar bahwa 1(satu) bungkus Amplop besar Ganja miliknya tercecer di sebelah kanan tempat ia tertidur dan diketahui oleh aparat dan warga sekitar.

Lalu pelaku dibangunkan oleh aparat dan langsung di bawa ke Mapolsek Pidie untuk di periksa.

Kapolsek Pidie Iptu Chairil Ansar, S.Sos saat di konfirmasi oleh humas polres pidie mengatakan menurut pengakuan warga sekitar kepada aparat, pelaku memang sering menjual barang haram di Pos Jaga Rawa, tak hanya menjual ke pelanggannnya ia pun juga mencicipi aroma daun Ganja tersebut.

Untuk penyelidikan lebih lanjut, 1 (satu) bungkus Ganja dalam Amplop besar, 1 (satu) Unit Hp Merk Nokia dan 1 (satu) Dompet milik pelaku telah diamankan di Mapolsek Pidie guna penyelidikan lebih lanjut, sebut Chairil.”