Home » BERITA » Miliki Ganja 700 Gram, Petani Mesjid Peudeuk di Ringkus Polisi

Miliki Ganja 700 Gram, Petani Mesjid Peudeuk di Ringkus Polisi

yupook

Bandar narkotika jenis Ganja berinisial MZ, 33 thn, Warga Gampong Mesjid Peudeuk Kecamatan Trienggadeng Kab.Pidie Jaya beserta barang bukti 25 amplop daun ganja kering yang terbungkus kertas koran dan 1 (satu) karung sedang daun ganja kering telah diamankan di Mapolres Pidie, Kamis (03/08/2017) sekira pukul 20.00 Wib.

Tribratanewspolrespidie ; Tim Sat Resnarkoba Polres Pidie kembali meringkus bandar narkotika jenis ganja berinisial MZ, 33 thn, Petani, Warga Gampong Mesjid Peudeuk Kecamatan Trienggadeng Kab.Pidie Jaya di kediamannya di Gampong Mesjid Peudeuk Kecamatan Trienggadeng Kab.Pidie Jaya pada Kamis (03/08/2017) sekira pukul 20.00 Wib.

Penangkapan MZ berdasarkan laporan masyarakat yang sering melihatnya bertransaksi barang haram tersebut di rumah kediamannya.

Resah dengan ulah pelaku, masyarakat melayangkan laporannya  ke Sat Resnarkoba Polres Pidie.

Dari laporan tersebut anak – anak asuhan AKP Raja Aminuddin Harahap, S.Sos menyelidikan lokasi tempat pelaku sering melakukan transaksi barang haram tersebut.

Dengan informasi yang akurat, MZ, akhirnya berhasil di bekuk di rumah kediamannya saat sedang menunggu pelanggan.

Di rumah MZ, tim berhasil menemukan 25 (dua puluh lima) Amplop sedang daun ganja kering yang terbalut kertas koran dengan berat 1 (satu) ons per bungkus  dan 1 (satu) karung sedang warna putih daun ganja kering dengan berat 700 gram.

Kapolres Pidie AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar, SIK melalui Kasat Resnarkoba Polres Pidie AKP Raja Aminuddin Harahap, S.Sos mengatakan, pelaku merupakan salah satu bandar ganja di wilayah Kecamatan Trienggadeng Kab.Pidie Jaya.

Saat diperiksa oleh aparat pelaku mengakui bahwa barang haram tersebut di perolehnya dari salah seorang warga Gampong Lamteubah Kab. Aceh Besar.

Kasus ini telah ditangani oleh Sat Resnarkoba Polres Pidie dan untuk penyelidikan lebih lanjut, pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Pidie guna penyelidikan lebih lanjut, sebut AKP Raja.”