Home » BERITA » Meukat Sabee Bak Keudee Kupi, Seorang Warga Meunasah Manyang di Beurekah Polisi

Meukat Sabee Bak Keudee Kupi, Seorang Warga Meunasah Manyang di Beurekah Polisi

Pengedar Narkotika jenis Sabu berinisial MN(38), Wiraswasta, Warga Gampong Meunasah Manyang Kecamatan Bandar Baru, Kab.Pidie Jaya beserta barang bukti 17 (tujuh belas) paket narkotika jenis sabu yang terbungkus dalam kantong plastik bening, 1 (satu) Unit Timbangan Digital dan 1 (satu) Unit Hand Phone Merk Nokia telah diamankan di Mapolres Pidie, Rabu (07/11/2018) sekira pukul 20.30 Wib.

Tribratanewspolrespidie ; Warga Gampong Meunasah Manyang Kecamatan Bandar Baru, Kab.Pidie Jaya berinisial MN(38), Wiraswasta,  di Beureukah tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Pidie di sebuah warung Kopi yang terletak di Gampong Lancok Mesjid Kecamatan Bandar Baru, Kab.Pidie Jaya, Rabu (07/11/2018) sekira pukul 20.30 Wib, malam kemarin.

Penangkapan MN berdasarkan laporan masyarakat Gampong Lancok Mesjid Kecamatan Bandar Baru, Kab.Pidie Jaya yang resah dengan ulah pelaku yang sering bertransaksi narkotika jenis sabu di lokasi tersebut kepada para pelanggannnya yang berdatangan dari luar Kab. Pidie Jaya.

Dari laporan tersebut, tim yang di Pimpin langsung oleh AKP Yusra Aprilla, SH, MH menelusuri kebenaran informasi tersebut.

Tepatnya pada Rabu malam (07/11), tim tiba di warung tersebut, Tanpa merasa curiga, tim mencoba mendekati pelaku.

Saat tim melihat pelaku mengeluarkan beberapa paket sabu dari saku celananya, tim langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan di tubuh pelaku.

Dari hasil penggeledahan, 15 (tujuh belas) paket sabu ukuran mini siap pakai dan 2 (dua) paket sedang ditemukan tim, lalu MN pun di giring ke Mapolres Pidie.

Kapolres Pidie AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar, SIK melalui Kasat Resnarkoba Polres Pidie AKP Yusra Aprilla, SH, MH saat di konfirmasi oleh humas polres pidie mengatakan MN merupakan salah satu pengedar sabu di wilayah Kab.Pidie Jaya.

Untuk menjual barang haram tersebut MN memilih posisi di warung Kopi agar bisa dengan mudah mengelabui petugas.

Bisnis haram MN sudah lama tercium oleh warga sekitar, hingga warga resah dan melaporkan ke pihak berwajib.

Dari keterangan pelaku kepada penyidik, barang haram tersebut didapatnya dari salah seorang bandar berinsisial AK yang berdomisili di Banda Aceh.

Kini untuk mempertanggung jawabkan perbuatannnya MN beserta barang bukti 17 (tujuh belas) paket sabu seberat 10,72 Gram, 1 (satu) Unit Timbangan Digital dan 1 (satu) Unit Hand Phone Merk Nokia telah diamankan di Mapolres Pidie guna pengembangan lebih lanjut, sebut Mantan Kasatresnarkoba Polres Aceh Besar tersebut.”