Home » BERITA » Menabrak Balai, Penjambret Jatuh Bersimpah Darah di Amuk Warga di Sakti

Menabrak Balai, Penjambret Jatuh Bersimpah Darah di Amuk Warga di Sakti

FFFFFFFFFFF.jpgOK

Pelaku Penjambretan berinisial S, 25 thn, Kuli Bangunan, Warga Meunasah Baroh Beureuneun Kecamatan Mutiara Barat Kab.Pidie bersimbah darah setelah melarikan diri saat melakukan tindak pidana penjambretan dan menabrak sebuah balai di Gampong Peureulak Kecamatan Sakti Kab.Pidie pada Rabu (14/06/2017) sekira pukul 22.45 Wib malam tadi.

Tribratanewspolrespidie ; Pelaku Kasus Penjambretan yang terjadi di Depan Kantor Bupati Pidie pada Rabu (14/06/2017) malam sekira pukul 22.45 Wib berhasil di amankan oleh Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Pidie.

Pelaku yang berjumlah 2 (dua) orang yakni berinisial S, 25 thn, Kuli Bangunan, Warga Meunasah Baroh Beureuneun Kecamatan Mutiara Barat Kab.Pidie ( asal alamat Gampong Amal Lingkungan 4 Seibila Kab. langkat Sumut) dan Muhammad Akbar alias Iqbal, 23 thn, Mocok – mocok, Warga Gampong Meunasah Baro Kecamatan Mutiara Timur Kab.Pidie membututi korban bernama Sri Mutia, 32 thn, PNS, Warga Gampong Pu’uk Kecamatan Pidie Kab.Pidie saat sedang mengendarai sepeda motor Merk Honda Beat warna hitam dengan nomor polisi BL 5230 PAC yang berboncengan dengan anak kandungnya, Gina Riskia Binti Taufiq, 6 thn, TK, Warga Gampong Pu’uk Kecamatan Pidie Kab.Pidie dari arah Kota Sigli menuju Arah Beureunun.

Setiba di depan kantor Bupati Pidie, Tas milik korban di Jambret oleh pelaku, kemudian kedua pelaku melarikan diri ke arah Mesjid Garot dengan menggunakan Sepmor Merk Honda Supra – X 125 tanpa nomor polisi, lalu korban berusaha mengejar pelaku sambil meminta tolong kepada warga, setelah tiba di Mesjid Garot Kecamatan Indrajaya Kab.Pidie, korban menyerempet pelaku, namun pelaku menendang sepmor milik korban sehingga korban terjatuh dan pelaku pun melarikan diri ke arah Jabal Gafur, Sigli.

Warga Sekitar yang melihat kejadian tersebut langsung melakukan pengejaran pelaku, sesampai di tikungan tajam, tepatnya di Gampong Peureulak Kecamatan Sakti Kab.Pidie, pelaku terjatuh setelah menabrak balai dan pingsan lalu di Hajar Massa.

Selang beberapa menit tiba Tim Opsnal Sat Reskrim/ Intelkam Polres Pidie dan Personil Polsek Sakti yang di pimpin oleh Iptu Muhiddin ke lokasi dan mengamankan pelaku serta membawanya ke Rumah Sakit Mutiara selanjutnya di rujuk ke Rumah Sakit Umum Sigli, sementara rekan bernama MA alias I , 23 thn, Mocok Рmocok, Warga Gampong Meunasah Baro Kecamatan Mutiara Timur Kab.Pidie dapat melarikan diri  dengan meminta bantu kepada anak muda yang sedang bermain batu domino di Gampong Meunasah Bale Kecamatan Sakti Kab.Pidie untuk diantar ke Beureuneun.

Kapolres Pidie AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar, SIK melalui Kasat Reskrim AKP Syamsul, SH saat dikonfirmasi oleh humas Polres Pidie mengatakan benar telah terjadi penjambretan di depan Kantor Bupati Pidie, setelah menjambret dan melarikan diri ke arah Mesjid Garot menuju Gampong Peureulak Kecamatan Sakti Kab.Pidie, pelaku berinsial S, 25 thn, Kuli Bangunan, Warga Meunasah Baroh Beureuneun Kecamatan Mutiara Barat Kab.Pidie ( asal alamat Gampong Amal Lingkungan 4 Seibila Kab. langkat Sumut) menabrak balai dan terjatuh sehingga di amuk massa sementara rekannya MA alias I , 23 thn, Mocok – mocok, Warga Gampong Meunasah Baro Kecamatan Mutiara Timur Kab.Pidie berhasil melarikan diri ke arah beureuneun.

Ciri pelaku yang melarikan diri kulit hitam berpostur tubuh kurus pendek, memakai celana lee panjang warna hitam, rambut pendek kriting.

Akibat kejadian tersebut korban bernama Sri Mutia mengalami luka lecet di bibir, lecet dibagian lutut kaki kanan, lecet di sekujur kaki kanan dan terkilir tangan kanan sementara anak kandung korban Gia Rizkia mengalami luka sobek di dahi atas pelipis sebelah kanan sepanjang 6 cm dan sudah di rujuk ke Rumah Sakit Umum Zainal Abidin.

Kasus pencurian dengan pemberatan (curas) atau sering disebut dengan Jambret ini telah ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Pidie sementara rekan pelaku masih Buron dan akan terus kita kejar, sebut, AKP Syamsul, SH.”