Home » BERITA » Larikan Anak Dibawah Umur, Dedi Mendekam di Sel Tahanan

Larikan Anak Dibawah Umur, Dedi Mendekam di Sel Tahanan

fgok

Pelaku Yang Melarikan Anak Di Bawah Umur, Dedi Andika Bin Bustamam, 19 thn, Swasta, warga Desa Karieng Kecamatan Grong – Grong Kab.Pidie diamankan di Mapolsek Delima, Kamis (29/12/2016) sekira pukul 08.00 Wib.

Tribratanewspolrespidie ; Tim gabungan Res / Intel Polsek Delima di bawah Pimpinan Iptu Asnawi berhasil menangkap pelaku yang melarikan anak di bawah umur atas nama Dedi Andika Bin Bustamam, 19 thn, Swasta, warga Desa Karieng Kecamatan Grong – Grong Kab.Pidie, Kamis (29/12/2016) sekira pukul 08.00 Wib di salah satu rumah warga di Gampong Karieng Kecamatan Grong – Grong Kab.Pidie.

Penangkapan pelaku berdasarkan laporan Keluarga Korban ke Polsek Delima dengan Nomor Laporan : LP / 22 / XII / Sek Delima tanggal 22 Desember 2016 tentang melakukan tindak pidana melarikan anak dibawah umur.

Dari laporan tersebut polisi pun langsung menyelidikan beradaan terlapor yang pada saat laporan diterima oleh Polsek Delima terlapor telah pergi ke Kota Medan bersama seorang wanita sebut saja Bunga, 16 thn, Kab.Pidie.

Tepatnya pada Kamis (29/12), sekira pukul 10.00 Wib berdasarkan laporan masyarakat sekitar, pelaku baru pulang dari medan bersama Bunga dan langsung menuju ke rumah salah satu warga di Gampong Karieng a.n Muhammad Bin Kaoy, 57 thn, Tukang Becak, warga Gampong Karieng Kecamatan Grong – Grong Kab.Pidie, lalu tim Res / Inte pun langsung menuju ke rumah tersebut dan mendapatkan keduanya sedang tidur 1 (satu) Ranjang di salah satu kamar rumah.

Lalu Tim pun langsung menggiring pelaku ke Mapolsek Delima bersama teman wanitanya untuk diamankan dari amukan massa dan keluarga korban.

Kapolsek Delima Iptu Asnawi yang di konfirmasi oleh humas polres pidie mengatakan untuk pelaku dan teman wanitanya telah diamankan di Mapolsek Delima, sementara dari pengakuan korban kepada polisi, ia telah hamil 4 bulan.

Atas perbuatan bejatnya tersebut pelaku harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Delima.