Home » BERITA » Lama Menjadi DPO, Akhirnya Bandar Sabu Udeung di Tangkap Polisi

Lama Menjadi DPO, Akhirnya Bandar Sabu Udeung di Tangkap Polisi

gggggggh

Bandar sabu a.n Muhammad Bin Aiyub, 41 thn, Wiraswasta, Warga Gampong Meunasah Udeung Kec. Bandar Baru Kab. Pidie Jaya beserta 1 (satu) paket Narkotika jenis sabu Seberat 5, 05 gram, 1 (satu) Unit Hp Merk Advan Hammer warna Putih dan 1 (satu) Unit Sepmor jenis Honda Beat BL 6061 PAP warna Hitam diamankan di Mapolres Pidie, Minggu (28/08/2016) sekira pukul 20.00 Wib.

Tribratanewspolrespidie.com ; Lagi Tim Opsnal Resnarkoba Polres Pidie yang di Pimpin oleh AKP Raja Aminuddin Harahap kembali membekuk DPO Bandar Narkoba a.n Muhammad Bin Aiyub, 41 thn, Wiraswasta, Warga Gampong Meunasah Udeung Kec. Bandar Baru Kab. Pidie Jaya, Minggu (28/08/2016) sekira pukul 20.00 Wib di Gampong Musa Teungoh Kecamatan Bandarbaru Kab. Pidie Jaya.

Tersangka di tangkap oleh Tim Opsnal Resnarkoba setelah sebelumnya menjadi DPO dan target utama Polres Pidie dalam memberantas peredaran Narkoba di Wilayah Kab. Pidie dan Pidie Jaya.

Akhirnya aksi licin tersangka pun terbaca juga oleh polisi setelah sekilan lama melakukan pemantauan sekaligus memonitor pergerakan tersangka pada saat ia sedang melakukan transaksi, tepatnya Minggu (28/08/2016) sekira pukul 20.00 Wib, tersangka pun tak bisa menggelak, setelah polisi menyamar sebagai pembeli ( Undercover Buy ) tanpa diketahui olehnya, tanpa curiga ia pun mau bertransaksi di tempat yang telah disepakati.

Dilokasi Gampong Musa Teungoh Kecamatan Bandar Baru Kab. Pidie Jaya tersebut tersangka akhirnya dibekuk aparat dan tanpa perlawanan, ia pun digiring ke Mapolres Pidie beserta barang bukti 1 (satu) paket Narkotika jenis sabu Seberat 5, 05 gram, 1 (satu) Unit Hp Merk Advan Hammer warna Putih dan 1 (satu) Unit Sepmor jenis Honda Beat BL 6061 PAP warna Hitam.

Dalam pengakuannya tersangka pun mengakui barang haram tersebut dia beli dari bandar besar di Pidie Jaya a.n Jafar seharga Rp 4.000.000,- (empat juta) Rupiah dan untuk saat ini tersangka masih kita amankan di Mapolres Pidie untuk penyelidikan lebih lanjut, ujar, Kapolres Pidie.”