Home » BERITA » Kepala Warga Nien Pecah di Hajar OTK Saat Bagi Undangan Pemilih, Korban Lapor Polisi

Kepala Warga Nien Pecah di Hajar OTK Saat Bagi Undangan Pemilih, Korban Lapor Polisi

666666

Warga Nien Kecamatan Simpang Tiga Kab.Pidie bernama Usman, 42 thn, Swasta pecah dibagian kepala di pukul oleh OTK saat membagikan surat undangan pemilih di Gampong Nien Kecamatan Simpang Tiga Kab.Pidie, Senin (13/02/2017).

Tribratanewspolrespidie ; Warga Gampong Nien Kecamatan Simpang Tiga Kab.Pidie pecah dibagian kepala dihajar orang tak dikenal alias (OTK) saat setelah membagikan surat undangan pemilih kepada warga Nien, Senin (13/02/2017) sekira pukul 11.30 Wib siang tadi.

Kejadian tersebut bermula saat korban selesai membagikan surat undangan pemilih di Gampongnya, tepatnya Senin (13/02/2017) sekira pukul 11.00 Wib, korban sedang membuat pintu pagar rumah milik sdr. mahmud Gafi, tiba – tiba datang seorang yang tak dikenal (OTK) mengendarai sepmor roda dua dan  langsung menghampiri korban.

Korban pun terkejut saat pelaku mendekatinya, tanpa basa basi, korban pun menerima hantaman benda keras oleh pelaku dibagian kepala, cucuran darah pun mengalir deras dari kepala korban sehingga korban mengalami luka robek dibagian kepala sepanjang 3 cm, lalu korban pun meminta tolong kepada warga sekitar untuk dibawa ke rumah sakit sementara pelaku kabur.

Setiba dirumah sakit korban mendapatkan perawatan dari dokter dan perawat setempat. Selesai di rawat korban pun melaporkan kejadian yang menimpa dirinya ke Mapolsek Simpang Tiga yang diterima langsung oleh Iptu Khairul.

Setelah menerima laporan, personil Polsek Simpang Tiga pun melakukan penyelidikan , setelah dilakukan olah TKP dilapangan akhirnya pelaku a.n Ismail, 47 thn, Warga Gampong Nien berhasil ditangkap polisi di Rumah Kediamannya di Gampong Nien saat sedang bersantai.

666664ok

Pelaku Penganiayaan bernama Ismail, 47 thn, warga Gampong Nien Kecamatan Simpang Tiga Kab.Pidie diamankan di Mapolres Pidie, Senin (13/02/2017)

Tak melakukan perlawanan, pelaku pun dibawa tim ke Mapolres Pidie untuk diamankan sementara korban berada di Mapolsek Simpang Tiga untuk diambil keterangan oleh penyidik.

Menurut pengakuan korban kepada polisi, ia dihantam oleh pelaku dengan menggunakan benda keras sejenis HT Merk VE warna hitam.

Kapolres Pidie AKBP M. Ali Kadhafi, SIK melalui Kasat Reskrim AKP Samsul, SH mengatakan kasus penganiayaan tersebut terjadi karena miss komunikasi semata, dan saya minta kepada masyarakat Kab.Pidie  dan Pidie Jaya jangan mudah terpancing dengan isu – isu yang memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa, apalagi menjelang Pilkada, pasti ada oknum – oknum yang tidak bertanggung jawab yang ingin mengacaukan jalannya Pilkada Damai di Kab.Pidie dan Pidie Jaya.

Atas nama penegak hukum, kasus ini akan tetap dilanjutkan, untuk itu pelaku akan kita Proses sesuai dengan perbuatannya, kata M. Ali.”