Home » BERITA » Kasus Penipuan Mencatut Nama Team Pemenangan Irwandi Berlangsung Damai di Polsek Indrajaya

Kasus Penipuan Mencatut Nama Team Pemenangan Irwandi Berlangsung Damai di Polsek Indrajaya

jjjjjjjjjjjjjjjok

Kasus Penipuan yang mencatut nama team pemenangan Irwandi berlangsung damai di Mapolsek Indrajaya pada Selasa (13/06/2017) sekira pukul 23.00 Wib malam tadi.

Tribratanewspolrespidie ; Kasus penipuan dengan mencatut nama team pemenangan Irwandi Yusuf Gubenur Aceh terpilih periode 2017 s/d 2022 berlangsung damai di Mapolsek Indrajaya pada Selasa (13/06/2017) sekira pukul 23.00 Wib malam kemarin.

Kasus yang terjadi pada Senin (12/06/2017) sekira pukul 09.00 Wib yang lalu di Gampong Meunasah Raya Lhok Kaju Kecamatan Indrajaya Kab.Pidie, dimana tersangka Alwi Bin Abdulrahman, 36 thn, Swasta , Warga Gampong Rumia Kecamatan Indrajaya Kab.Pidie mendatangi masyarakat untuk meminta Foto Copy KTP, KK serta biaya Administrasi sebesar Rp 100.000 s/d 200.000,- rupiah dengan dalih untuk pembangunan rumah Dhuafa oleh Irwandi Yusuf, Gubernur Aceh Terpilih periode 2017 s/d 2022 berakhir dengan penandatanganan surat perdamaian di Mapolsek Indrajaya pada Selasa (13/06).

Ada sekitar 20 (dua puluh) Kepala keluarga ( KK) menjadi korban dalam kasus penipuan tersebut.

Korban – korban tersebut berdomisili di Kecamatan Indrajaya, Kecamatan Sakti, Kecamatan Mutiara dan Kecamatan Peukan Baro.

Penyelesaian kasus penipuan tersebut dilakukan setelah adanya surat pernyataan tidak keberatan dari seuramoe Pidie dan surat permohonan pencabutan perkara dari korban bernama Azwani Bin Marwan dan kawan – kawan (dkk) dengan nomor Polisi No.Pol LP / 06 / VI / 2017 tanggal 12 Juni 2017 dengan tersangka Alwi Bin Abdulrahman.

Dari surat pernyataan tersebut, pihak pertama yang terdiri dari Alwi Bin Abdurrahman, 36 thn, Swasta, Warga Gampong Rumbia Kecamatan Indrajaya Kab.Pidie bersama 3 rekannya yakni Zulfian Bin M. Yunus, 40 thn, Swasta, Warga Gampong Rumbia Kecamatan Indrajaya Kab.Pidie dan Hj. Nurmawati, 47 thn, Ibu Rumah Tangga, Warga Gampong Karieng Kecamatan Grong – Grong Kab.Pidie serta Mariana, 40 thn, Ibu Rumah Tangga, Warga Gampong Paya Linteung Kecamatan Grong – Grong Kab.Pidie bersama dengan pihak kedua yang terdiri dari Azwani Bin Marwan, dan kawan – kawan (dkk), 39 thn, Ustad, Warga Gampong Sukon Ulee Gampong Kecamatan Indrajaya Kab.Pidie sepakat menadatangi surat pernyataan perdamaian di Mapolsek Indrajaya Polres Pidie.

Salah satu bunyi dalam surat pernyataan perdamaian yang diteken dengan materai tersebut diantaranya ; pihak pertama akan mengembalikan kembali uang masyarakat yang telah diambilnya / dikutip kepada pemiliknya masing – masing ke tempat Beberapa Kecamatan yang telah dikunjunginya, kemudian pihak team seramoe Irwandi Yusuf tidak akan menuntut lagi perbuatan pihak pertama, sementara pihak pertama berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatan yang telah dilakukannya tersebut dikemudian hari selanjutnya di poin terakhir surat pernyataan berbunyi, pihak pertama dan kedua serta team seramoe irwandi yusuf berjanji, apabila melanggar kesepakatan yang telah dicantumkan dalam surat pernyataan, maka konsekuensinya akan di proses sesuai dengan hukum yang berlaku.

Kapolsek Indrajaya Iptu T. Tasrizalsyah saat dikonfirmasi oleh humas polres pidie mengatakan benar telah terjadi kesepatan perdamaian dalam kasus penipuan pencatutan nama team pemenangan irwandi yusuf di Mapolsek Indrajaya.

Dalam perdamaian tersebut, ada beberapa poin yang diutarakan dari pihak pertama dan kedua dengan kesepakatan bersama dan akan menjalankannya.

Sementara uang beberapa korban yang telah diambil oleh pelaku akan dikembalikan seperti semula, sebut Iptu T. Tasrizalsyah.”