Home » BERITA » Kasus Pemukulan Pelajar di Link Tanjong Berakhir Damai di Mapolsek Kota Sigli

Kasus Pemukulan Pelajar di Link Tanjong Berakhir Damai di Mapolsek Kota Sigli

IMG-20170618-WA0057.jpgOK

Muhammad Rusdyi baju garis-garis berpeci hitam (Kiri) berjabat tangan dengan rang tua Hadi di Kantor Polsek Kota sigli yang disaksikan oleh Perwakilan Warga Link Tanjong serta Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas, Sabtu (17/06/2017)

Tribratanewspolrespidie ; Kapolsek Kota Sigli AKP Hefi Bachri beserta bhabinkamtibmas dan Kanit Binmas kota sigli melakukan kegiatan problem solving perkara tindak kekerasan terhadap anak di polsek kota sigli, Sabtu 17 Juni 2017 yang lalu.

Kegiatan tersebut turut di hadiri oleh Kapolsek Kota Sigli Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas Kota Sigli, Geuchik Gampong Kramat Luar dan para tokoh masyarakat gampong kramat luar.
Kegiatan  penyelesaian masalah tersebut dilakukan setelah terjadinya tindak kekerasan terhadap anak yg dilakukan oleh Muhammad Rusdi, (60 tahun) pekerjaan pensiunan TNI AL, terhadap Hadi yustin bin M.nur (14 tahun) seorang pelajar di link. Tanjong Harapan Gampong kramat luar kecamatan kota sigli Kabupaten Pidie.
kronologis Kejadiannya, Muhammad Rusdi memukul Hadi Yustin bin M.Nur pada hari sabtu sore sekitar pukul 18.30 dan juga terjadinya percecokan dengan warga di link tanjong harapan gampong kramat luar  bermula saat Muhammad Rusdi mengontrak rumah di link tanjong harapan Gampong kramat luar kecamatan kota sigli Kabupaten Pidie.
Kapolsek kota sigli serta kanit binmas dan bhabinkamtibmas melakukan mediasi kepada kedua belah pihak yaitu Muhammad Rusdi dan Hadi yustin Bin M. nur serta Perwakilan Warga Link untuk menyelesaikan masalah tersebut secara damai dan kekeluargaan.
muhammad rusdi mengakui keselahannya dan menyesali perpuatannya telah memukul hadi dan selanjutnya meminta maaf kepada Hadi bin M.Nur selaku korban pemukulannya danjuga kepada Perwakilan Warga Link. tanjong harapan, dan ketiga pihak saling bermaaf-maafan.
selanjutnya Muhammad Rusdi  bersedia dan tidak akan menempati lagi rumah yang telah di kontraknya di link tanjong harapan sejak penanda tanganan surat perdamaian paling lama 2×24 jam, dan Hadi Bin M. Nur dan Perwakilan Warga di Link tanjong harapan menyatakan kesanggupannya untuk melaksanakan semua isi pernyataan dalam surat pernyataan yang telah dibuat sama-sama tadi, dan apabila salah satu pihak nanti melanggar sebagian atau semua isi pernyataaan akan di proses secara hukum yang berlaku.
Kapolsek kota sigli AKP Hefi Bakri dalam arahannya berharap kepada kedua pihak agar tidak mudah terpancing emosinya dalam menghadapi setiap permasalah yang terjadi di masyarakat, serta  menjaga perdamaian satu sama lain dan juga tidak mengulangi perbuatannya di kemudian hari, karena akan berhadapan dengan hukum yang berlaku jika di langgar kesepakatan yang telah dibuat tersebut,  Kegiatan tersebut berlangsung aman dan tertib berkahir sekitar pukul 23.40 Wib