Home » BERITA » Kasbin Sosialisasikan Peningkatan Wawasan Kebangsaan dan Cinta Tanah Air Bagi Komponen Masyarakat di Kecamatan Sakti

Kasbin Sosialisasikan Peningkatan Wawasan Kebangsaan dan Cinta Tanah Air Bagi Komponen Masyarakat di Kecamatan Sakti

AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAASD

Tribratanewspolrespidie ;  Sosialisasi Wawasan Kebangsaan dan Cinta Tanah Air bagi komponen masyarakat dalam Kecamatan Sakti Kab.Pidie berlangsung di Aula Gedung Pertanian (BPP) Kecamatan Sakti Kab.Pidie pada Selasa (17/05/2017) sekira pukul 09.30 Wib.

Adalah Kepala Satuan Bimbingan Masyarakat (Kasat Binmas) AKP Rahmad Nuzuluddin yang menjadi salah satu nara sumber pada acara tersebut.

Acara tersebut dihadiri sekitar 200 (dua ratus ) tamu dan undangan yang terdiri dari Asisten I Kab.Pidie Drs. Yusri Malek yang mewakili Bupati Pidie, Kabankesbangpol Kab.Pidie Jufrizal, S.Sos, Kakominfo dan Sandi Kab.Pidie Drs Mukhtar Ahmad, Kapolres Pidie AKBP M. Ali Kadhafi, SIK yang diwakili oleh Kasat Binmas AKP Rahmad Nuzuluddin, SH, Kapolsek Sakti Iptu Muhiddin beserta para anggota Bhabinkamtibmas, Danramil 12 Sakti kapten Syahrul B. beserta anggota, para tomas, toga dan todat Kecamatan Sakti Kab.Pidie.

Dalam acara tersebut Kasat Binmas menyampaikan beberapa materi, diantaranya ;

  1. Pembinaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
  2. Wawasan kebangsaan dan desintegrasi bangsa
  3. Wawasan kebangsaan merupakan nilai-nilai kebangsaan cinta tanah air bela negara dan semangat Patriotisme wawasan kebangsaan.
  4. tugas semua komponen bangsa dan negara dapat membangun kembali rasa paham dan semangat kebangsaan dengan memberikan makna baru yang selaras dengan kebutuhan dan perkembangan zaman cara berpikir lama harus ditinggalkan dan cara berpikir baru digunakan untuk mewujudkan penguatan pengawasan pengembangan tengah tantangan globalisasi.
  5. Wawasan kebangsaan pada saat ini semakin pudar ikatan nilai-nilai kebangsaan yang berhasil mempersatukan bangsa sudah longgar Setiap anak bangsa perlu meningkatkan pemahaman wawasan kebangsaan yaitu rasa nasionalisme rasa persatuan dan kesatuan serta rasa kebangsaan.
  6. Ada lima unsur bela negara yaitu:

1). Cinta tanah air

2). Rela berkorban

3). Kesadaran berbangsa dan bernegara

4). Keyakinan terhadap ideologi negara

5). Mempunyai kemampuan awal bela negara

Guna menjamin tetapnya Negara Kesatuan Republik Indonesia dan kelangsungan hidup bangsa dan negara manakah sumber daya manusia menjadi titik Sentral yang perlu dibina dan dikembangkan sebagai potensi bangsa yang mampu melaksanakan pembangunan maupun mengatasi segala bentuk ancaman tantangan hambatan dan gangguan yang berasal dari dalam maupun dari luar melalui penguatan peran cicil society berbasis lima pilar konsensus dasar bangsa dalam pertahanan negara yaitu:

1). Pilar pertama adalah Pancasila sebagai dasar negara juga sebagai pandangan hidup dan sekaligus sebagai ideologi negara.

2). Pilar kedua adalah undang-undang dasar tahun 1945 sebagai konstitusi negara.

3). Pilar ketiga adalah Bhineka Tunggal Ika adalah semboyan sekaligus prinsip hidup berbangsa yang menegaskan aspek keragaman sebagai satu kesatuan bangsa.

4). Pilar keempat adalah negara kesatuan Republik Indonesia Yaitu konsepsi kedaulatan teritorial dan eksistensi negara.

5). Pilar kelima adalah daya saing dalam rangka meningkatkan produktivitas dan kualitas sumber daya alam dan sumber daya manusia.

  1. Salah satu upaya pembinaan potensi sumber daya manusia agar mampu menjamin kelangsungan hidup bangsa dan negara dapat dilakukan melalui kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan dan cinta tanah air tujuan diselenggarakannya berbagai kegiatan termasuk salah satu diantaranya yaitu kegiatan yang sedang kita laksanakan ini adalah dalam upaya menjaga ketahanan negara dan pemantapan ideologi terhadap perubahan dinamika sosial sebagai kekuatan kejiwaan dan budaya masyarakat.
  2. perlu disadari bahwa wawasan kebangsaan dan cinta tanah air sebagai sistem pembinaan secara keseluruhan mempunyai peranan yang sangat penting dalam menciptakan kesiagaan masyarakat sebagai perisai dan mampu beradaptasi terhadap dinamika sosial di era globalisasi seperti sekarang ini.
  3. Keterbukaan informasi publik dalam peningkatan wawasan kebangsaan di kabupaten pidie.
  4. Kebijakan pemda dalam membina dan meningkatkan kesatuan bangsa.