Home » BERITA » Kapolsek Meureudu Hadiri Musyawarah Penyelesaian Dugaan Penyalahgunaan DG & ADG Gampong Pohroh Kec.Meureudu T.A 2015 s/d 2018 di Kantor Camat Meureudu

Kapolsek Meureudu Hadiri Musyawarah Penyelesaian Dugaan Penyalahgunaan DG & ADG Gampong Pohroh Kec.Meureudu T.A 2015 s/d 2018 di Kantor Camat Meureudu

Kapolsek Meureudu AKP Aditia Kusuma, SIK menghadiri Musyawarah Penyelesaian Dugaan Penyalahgunaan Dana Gampong (DG) dan ADG Gampong Pohroh Kecamatan Meureudu, Kab.Pidie Jaya di Kantor Camat Meureudu, Rabu (13/02/2019) sekira pukul 15.00 Wib.

Tribratanewspolrespidie ; Kepala Kepolisian Sektor Meureudu ( Kapolsek Meureudu ) menghadiri Musyawarah Penyelesaian Dugaan Penyalahgunaan Dana Gampong (DG) dan ADG Gampong Pohroh Kecamatan Meureudu, Kab.Pidie Jaya T.A 2015 s/d 2018 di Kantor Camat Meureudu, Rabu (13/02/2019) sekira pukul 15.00 Wib.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut diantaranya :
1. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Pemkab Pidie Jaya, drh.Muzakkir.
2. Staf Inspektorat Pemkab Pidie Jaya, Yahya.
3. Camat Meureudu, Jailani, SE, MM.
4. Danramil 19/Meureudu diwakili Batuud Serka Ali Umar.
5. Kapolsek Meureudu, AKP Aditia Kusuma, S.I.K.
6. Mukim Beuriweuh, Drs.Bukhari.
7. Keuchik Gp.Pohroh, M.Yahya.
8. Para Tuha Peut dan Sekdes Gp.Pohroh.
9. Perwakilan masyarakat Gp.Pohroh dikoordinator oleh Nazaruddin, Taufiq dan M.Jefri.
10. Petugas Pendamping Desa, Fazli.

Adapun hasil musyawarah sebagai berikut :

1. Dugaan penyalahgunaan DG dan ADG Gampong Pohroh Kec.Meureudu T.A 2015 s/d 2018 akan dimohon audit lapangan kepada Bupati Pidie Jaya melalui Surat Permohonan Tertulis dari perwakilan masyarakat via Camat Meureudu.

2. Pihak Inspektorat Pemkab Pidie Jaya sebagai elemen APIP (Aparat Pengawasan Intern Pemerintah) siap melakukan audit lapangan berdasarkan disposisi Bupati Pidie Jaya ketika nanti surat permohonan tertulis telah diterima. Adapun pengecekan yang dilakukan selama ini oleh Inspektorat Pemkab Pidie Jaya secara rutin adalah pada ada atau tidaknya produk LPJ (Laporan Pertanggungjawaban) DG dan ADG, tetapi jika menyangkut audit lapangan, memang harus dimohonkan tertulis secara terpisah sebagaimana diterangkab diatas.

3. Fokus permasalahan adalah menuntaskan audit lapangan terhadap penggunaan DG dan ADG, sehingga tidak ada lagi isu-isu diluar fokus itu yang diangkat.

4. Keuchik, Tuha Peut, Sekdes beserta perangkat Gampong yang lain tetap menjalankan tugas seperti biasa, selama proses pelaksanana audit ulang.

5. Masukan dari beberapa pihak agar menjadi koreksi bagi Keuchik untuk memperbaiki keterbukaan komunikasi dengan masyarakat Gampong, adakan musyawarah Gampong sebelum pelaksanaan kegiatan DG dan ADG, khususnya di T.A 2019 ini, sehingga permasalahan yang sama tidak berulang.

6. Dilakukan klarifikasi oleh Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Pemkab Pidie Jaya mengenai program/kegiatan yang bersumber APBK dengan lokasi di Gp.Pohroh sehingga jelas status tidak ada terjadi duplikasi penggunaan anggaran.