Home » BERITA » Kapolres Pidie AKBP Muhajir, SIK, MH Menyambut Langsung Aksi Unjuk Rasa Damai di Gedung Dewan Perwakilan Daerah (DPRK) Kab. Pidie

Kapolres Pidie AKBP Muhajir, SIK, MH Menyambut Langsung Aksi Unjuk Rasa Damai di Gedung Dewan Perwakilan Daerah (DPRK) Kab. Pidie

Kapolres Pidie AKBP Muhajir, SIK, MH Menyambut Langsung Aksi Unjuk Rasa Damai Mahasiswa Unigha di Gedung DPRK Kab. Pidie

Kapolres Pidie AKBP Muhajir, SIK, MH Menyambut Langsung Aksi Unjuk Rasa Damai Mahasiswa Unigha di Gedung DPRK Kab. Pidie.

Aksi Unjuk Rasa Damai para Mahasiswa Unigha di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kab. Pidie (DPRK ) Kab. Pidie telah berlangsung pada hari Senin tanggal 19 Oktober 2015 sekira pukul 11.00 Wib. dalam aksi tersebut Kapolres Pidie AKBP Muhajir, SIK, MH, Wakil Bupati Pidie Bapak M. Iriawan, SE, Ketua DPRK Kab. Pidie Bapak Muhammad, serta Unsur Muspida Plus Kab. Pidie lainnya menyambut langsung ratusan para Mahasiswa Unigha di Halaman Depan gedung DPRK Kab. Pidie, beliau juga merespon positif pernyataan sikap dan rekomendasi aliansi mahasiswa dan masyarakat Kab. Pidie untuk penegerian Unigha (Ampuh) tersebut

Adapun isi rekomendasi mahasiswa dan masyarakat Pidie tersebut adalah sebagai berikut :

  1. Unigha Segera Dinegerikan;
  2. Pemkab Pidie dan DPRK harus mengambil peran yang pro – aktif dalam mewujudkan penegerian Unigha, karena pada dasarnya Unigha adalah Milik Masyarakat Kab. Pidie;
  3. Dibentuknya Tim Ahli dan Tim Kerja yang kredibel dan idenpenden guna bekerja untuk seluruh proses penegerian Unigha ;
  4. Tim Ahli dan Tim Kerja untuk Penegerian Unigha harus menyampaikan laporan capaian terhadap proses penegerian (dupublikasikan) pada Pemkab.Pidie, DPRK Pidie, dan Seluruh Masyarakat Kab. Pidie;
  5. Kejaksaan, Pengadilan Negeri dan Pihak Berwenang harus segera menyampaikan perkembangan kasus yang dilaporkan oleh DPRK ( Hasil Sidang Paripurna ) dan PEMA kepada publik;
  6. Drs. Hanif Basyah harus segera mundur dari segala bentuk jabatan di Yayasan Pembangunan Kampus Unigha dan Mengembalikan Unigha Ke Tangan Masyarakat Pidie Untuk Mempercepat Proses Penegerian;
  7. Drs. Hanif Basyah harus mempertanggung jawabkan seluruh bentuk eksploitasi dan kooptasi tanah masyarakat Gapui. saat itu masyarakat Gapui memberikan tanah mereka untuk dikelola oleh Pemkab Pidie dengan tujuan semula untuk membangun pesantren terpadu, yang kemudian menjadi STIP Unigha, bukan untuk Drs. Hanif Basyah.

Disamping itu Mahasiswa dan Masyarakat untuk Penegerian Unigha (AMPUH) menyatakan sikap dengan tegas, kami menolak Drs. Hanif Basyah berada di posisi apa pun dalam tubuh Yayasan Pembangunan Kampus Unigha, karena yang bersangkutan adalah orang yang tidak memiliki itikad baik untuk memajukan Unigha dan Menegerikan Unigha, sekaligus aktor di balik kekacauan di Unigha selama ini. dan kami mahasiswa mengutuk tindakan Hanif Basyah atas pemblokiran dana mahasiswa sehingga menganggu mahasiswa dan menganggu aktivitas kampus. Drs. Hanif Basyah adalah orang yang paling bertanggung jawab atas berbagai pelanggaran hukum di unigha, Drs. Hanif Basyah adalah orang yang mengkooptasi Unigha menjadi Lumbung Kekayaan Pribadi, Beliau Juga orang yang merebut Unigha dari tangan masyarakat Kab. Pidie dan beliau harus bertanggung jawab atas semua bentuk penyelewengan yang terjadi di Unigha selama ini di hadapan hukum dan dihadapan seluruh masyarakat kab. Pidie dan tidak merelakan Unigha Menjadi Universitas Negeri di Sigli. Aksi Unras Damai tersebut selesai pada pukul 13.00 Wib, lalu para Mahasiswa membubarkan aksi tersebut dengan tertib dan kembali ke Kampus Unigha dengan menggunakan Sepmor R2 dan R4.