Home » BERITA » Kapolres ; Anggota Polres Pidie Terlibat Politik Taktis Akan di Pecat

Kapolres ; Anggota Polres Pidie Terlibat Politik Taktis Akan di Pecat

EEEEEEEEEEEEE

Kapolres Pidie AKBP M. Ali Kadhafi, SIK memberikan arahan tentang larangan Anggota Polri Yang Terlibat Politik Taktis, berlangsung di Lapangan Apel Mapolres Pidie, Senin (06/02/2017) sekira pukul 07.30 Wib.

Tribratanewspolrespidie ;  Kapolres Pidie AKBP M. Ali Kadhafi, SIK melarang Personilnya untuk tidak terlibat dalam politik Taktis dengan memberikan penekanan saat Upacara Bulanan di Lapangan Apel Mapolres Pidie, Senin (06/02/2017) sekira pukul 07.30 Wib pagi tadi.

Hal itu diutarakan M. Ali sesuai dengan Undang – undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian RI pada Pasal 28 dengan berbunyi ;

  1. Polri bersikap netral dalam kehidupan Politik dan tidak melibatkan diri pada kegiatan politik praktis;
  2. Anggota Polri tidak menggunakan hak memilih dan dipilih;
  3. Anggota Polri dapat menduduki jabatan diluar Polri setelah mengundurkan diri atau pensiun dari dinas kepolisian.

Tak sampai disitu, mantan Kapolres Bireuen tersebut juga menjelaskan peraturan perundang – undangan nomor 10 tahun 2016 kepada Personil Polres Pidie tentang pemilihan kepala daerah sesuai dengan pasal 70 ayat 1 huruf b dan pasal 71 ayat 1 dengan bunyi ;

  1. Dalam kegiatan Pemilu, anggota Polri tidak boleh dilibatkan atau melibatkan diri.
  2. Pejabat negara, pejabat daerah, pejabat aparatur sipil negara, anggota TNI atau Polri, Kepala Desa atau sebutan lain / Lurah dilarang membuat keputusan dan atau tindakan yang menguntungkan atau merugikan salah satu pasangan calon.

Kemudian Peraturan Perundang – undangan nomor 2 tahun 2003 tentang peraturan disiplin anggota Polri pasal 5 huruf b pun turut di jelaskan kepada Personil Polres Pidie dengan bunyi anggota Polri dilarang melakukan kegiatan politik praktis.

Bila memang ada anggota Polri khususnya Polres Pidie yang terlibat politik taktis akan dilakukan pemecatan tidak dengan hormat melalui sidang KKE Profesi Polri, sebut Ali.”