Home » BERITA » Jual Sabu di Depan Kios , Petani Raya Gogo di Cokok Polisi

Jual Sabu di Depan Kios , Petani Raya Gogo di Cokok Polisi

kkkkkkkkkkiok

Pelaku Bandar Sabu yang berprofesi sebagai Petani Berinisial M, 35 thn, Warga Gampong Raya Gogo Kecamatan Padang Tiji Kab.Pidie beserta barang bukti 8 (delapan) Paket Sabu, 1 (satu) Unit Hp Merk Nokia serta 1 (satu) Dompet Kecil Warna Biru telah diamankan di Mapolres Pidie, Senin (22/05/2017) sekira pukul 16.00 Wib.

Tribratanewspolrespidie ; Kembali tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Pidie mencokok pelaku bandar sabu yang berprofesi sebagai Petani Berinisial M, 35 thn, Warga Gampong Raya Gogo Kecamatan Padang Tiji Kab.Pidie di Gampong Raya Gogo Kecamatan Padang Tiji Kab.Pidie, Senin (22/05/2017) sekira pukul 16.00 Wib.

Penangkapan bandar sabu tersebut berdasarkan pengembangan penangkapan pelaku kurir sabu berinisial MH di Gampong Raya Gogo Kecamatan Padang Tiji Kab.Pidie.

Dari Kicauan MH, aparat Kepolisian Resor Pidie Sat Resnarkoba yang di pimpin langsung oleh AKP Raja Aminuddin Harahap, S.Sos melakukan penyelidikan di lokasi yang telah di beritahukan oleh MH.

Setiba di Gampong Raya Gogo tepatnya di depan kios, tim melihat M sedang duduk di depan kios, terlihat risih saat aparat hendak mendekati pelaku, tim curiga dan langsung menangkap pelaku walaupun pelaku M hendak berusaha kabur.

Kemudian tim menggeledah tubuh M dan menemukan 8 (delapan) paket Sabu siap edar yang disimpan pelaku didalam dompet kecil warna biru yang disembunyikan M di saku Bajunya.

Kapolres Pidie AKBP M. Ali Kadhafi, SIK melalui Kasat Resnarkoba Polres Pidie AKP Raja Aminuddin Harahap, S.Sos saat di konfirmasi oleh humas polres pidie mengatakann pelaku merupakan paman MH yang mempunyai pekerjaan sampingan sebagai bandar sabu.

Dari tangan M, aparat menemukan 8 (delapan) paket sabu seberat 1, 24 Gram.

Tiap harinya MH mengambil barang dari M untuk di jual kepada pelanggannya. dan Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya kini MH beserta M harus mendekam di sel Tahanan Mapolres Pidie guna penyelidikan lebih lanjut, sebut Raja.”