Home » BERITA » Jual Sabu Cot Uroe di Perkarangan Mesjid Abu Beureueh, Warga Panteriek di Ringkus Polisi

Jual Sabu Cot Uroe di Perkarangan Mesjid Abu Beureueh, Warga Panteriek di Ringkus Polisi

TTTTTTTTTTTTTTOK

Bandar Sabu berinisial SZ, 30 thn, Wiraswasta, Warga Jalan Cinta Kasih Barat VII N0.30 Panteriek Kecamatan Lueng Bata Kodya Banda Aceh beserta 49,15 Gram Paket Sabu, 1 (satu) Unit Hp Merk Nokia Warna Hitam diamankan di Mapolres Pidie, Minggu (12/03/2017) sekira pukul 12.00 Wib.

Tribratanewspolrespidie ; Kembali Tim Opsnal Resnarkoba Polres Pidie yang di pimpin oleh AKP Raja Aminuddin Harahap, S.Sos meringkus Bandar sabu yang sering melakukan aksinya di perkarangan Mesjid Abu Beureueh Gampong Yaman Mesjid Kecamatan Mutiara Kab.Pidie, Minggu (12/03/2017) sekira pukul 12.00 Wib.

Penangkapan pelaku berinisial SZ, 30 thn, Wiraswasta, Warga Jalan Cinta Kasih Barat VII N0.30 Panteriek Kecamatan Lueng Bata Kodya Banda Aceh berdasarkan laporan masyarakat Gampong  Yaman Mesjid yang sering melihat pelaku melakukan aksinya di dalam perkarangan Mesjid Abu Beureueh bersama para pelanggannya yang rata – rata anak baru gede (ABG).

Dari Laporan tersebut tim menelusuri jejak pelaku yang sering keluar masuk Mesjid Abu Beureueh yang ke tak lain hanya melakukan transaksi barang haram tersebut bukan untuk beribadah.

Sekitar lebih kurang 1 (satu) Minggu tim Opsnal memantau pergerakan pelaku di rumah ibadah tersebut, tepatnya pada Minggu (12/03), pelaku berhasil dibekuk polisi setelah tim melakukan penyamaran sebagai pembeli (undercover buy) di lokasi.

Tak merasa curiga dengan kehadiran polisi , pelaku pun menyepakati berjumpa dengan aparat yang menyamar, setiba di perkarangan Mesjid  Abu Beureueh, pelaku mengelurkan barang haram tersebut dari saku celananya, tanpa basa basi, aparat langsung menangkap tangannya dan membawanya ke Mapolres Pidie.

Kapolres Pidie AKBP M. Ali Kadhafi, SIK melalui Kasar Resnarkoba Polres Pidie AKP Raja Aminuddin Harahap, S.Sos saat di konfirmasi oleh humas polres pidie mengatakan pelaku salah satu Bandar sabu yang sering melakukan Aksiny di Kecamatan Mutiara dan kepada polisi ia mengakui bahwa barang haram tersebut di dapatnya dari bandar besar di Banda Aceh bernama Jak (bukan nama sebenarnya).

Dan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannnya pelaku beserta barang bukti 49,15 gram sabut ,  1 (satu) Unit Hp Merk Nokia Warna Hitam telah diamankan di Mapolres Pidie guna penyelidikan lebih lanjut, kata Raja.”