Home » BERITA » Interkuler Dan Suzuki Vitara Renggut Dua Nyawa

Interkuler Dan Suzuki Vitara Renggut Dua Nyawa

Interkuler Dan Suzuki Vitara Renggut Dua Nyawa

Interkuler Dan Suzuki Vitara Renggut Dua Nyawa

Sigli ;  Kecelakaan lalulintas di jalan raya kembali merenggut dua korban jiwa, pada lokasi berbeda di Pidie. Satu korban tercatat sebagai sebagai PNS pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Pidie, M Rafi (45). Lelaki ini tewas dalam lakalantas di jalan nasional yang jaraknya 20 meter antara perbatasan Pidie- Aceh Besar, di kawasan Gampong Simpang Beutong (Laweung), Pidie, Minggu (13/12) sekitar pukul 15.10 WIB.

Saat kejadian M Rafi mengendarai sepeda motor (sepmor) jenis Vario 150 BL 3542 PAP yang melaju dari arah Banda Aceh. Sepmor korban bertabrakan dengan mobil Suzuki Vitara BL 123 AC yang dikemudikan Andika (34) warga Darussalam, Banda Aceh. M Rafi mengalami luka robek di bagian kepala, dan menghembus napas terakhir saat dalam perawatan medis di Puskesmas Saree, Aceh Besar.

Adapun korban lainnya adalah, Irkan Usman (45) warga Gampong Kupula. Kecamatan Glumpang Tiga, Pidie. Irkan dilaporkan meninggal setelah Supra BL 4305 PV dikendarainya ditabrak interkuler BL 8620 AA di jalan nasional Pasar Caleu, Kecamatan Indrajaya, Minggu (13/12) sekira pukul 17.30 WIB. Irkan meninggal di lokasi kejadian karena tubuhnya tergilas ban belakang truk berbadan besar itu. Interkuler tersebut disopiri oleh Arsyad (50) asal Gampong Peujeura, Kecamatan Inginjaya, Aceh Besar.

Kapolres Pidie, AKBP Muhajir SIK MH, melalui Kasat Lantas AKP Mawardi, Minggu (13/12) mengatakan, dua lakalantas yang terjadi di jalan nasional di perbatasan Pidie – Aceh Besar antara sepmor dengan Vitara dan sepmor dengan interkuler telah ditangani Sat Lantas Polres Pidie.

Insiden maut itu menyebabkan pengendara sepmor bernama M Rafi PNS Dinkes Pidie meninggal dunia saat dalam perawatan di Puskesmas Saree, Aceh Besar. Sementara di jalan nasional pasar Caleu, Irkan Usman meninggal di lokasi kejadian dengan kondisi mengenaskan karena sebagian tubuh remuk tergilas interkuler.

Dijelaskan, kejadian itu berawal saat M Rafi mengendarai sepmor seorang diri dari arah Banda Aceh menuju Sigli. Sepmor yang dikendarai M Rafi jeni Vario BL 3542 PAP melaju dengan kecepatan sedang. Tapi, sesampai di perbatasan jalan Pidie – Aceh Besar, ternyata dari arah berlawanan meluncur satu mobil jenis Suzuki Vitara.

Diduga saat itu Suzuki Vitara dikemudikan Andika yang datang dari arah Sigli melaju ke kanan jalan. M Rafi hilang kendali sehingga tabrakan pun tidak dapat dielakkan. Suzuki Vitara masuk ke kebun warga karena sang sopir terkejut saat tabrakan terjadi. Sementara M Rafi telentang di tengah jalan dengan kepala mengeluarga darah dan tidak sadarkan diri. “Warga membawa korban ke Puskesmas Saree. Dalam perawatan medis di puskesmas tersebut korban meninggal dunia,” kata Mawardi.

Sementara insiden menewaskan Irkan Usman terjadi saat korban mengendarai sepmor dari pasar Caleu hendak melintasi jalan nasional. Saat itu Irkan tidak memperhatikan kendaraan dari dua arah yang meluncur di jalan tersebut. Sehingga saat sepmor dikendarai Irkan melintas di jalan nasional, tiba-tiba meluncur interkuler dari Beureunuen menghantam tubuh Irkan di atas sepmornya. Tak hanya itu, tubuh Irkan tergeletak di atas aspal terinjak ban interkuler. “Kami telah mengamankan barang bukti (BB) satu mobil Suzuki Vitara dan interkuler bersama sopir di Mapolres Pidie,” jelasnya

ilustrasi-tabrakan-kompas_20150711_231019