Home » BERITA » HMI Gelar Aksi Bela Islam Jilid III di Pidie, Polisi ; Kami Siap Mengamankan

HMI Gelar Aksi Bela Islam Jilid III di Pidie, Polisi ; Kami Siap Mengamankan

lllllllll

Kabag Ops Polres Pidie Kompol Apriadi, S.Sos, MM didampingi Plt Bupati Pidie Dr. Munawar A. Jalil, MA, mendengarkan orasi dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Pidie, Jum’ at (02/12/2016) skeira pukul 09.30 Wib.

Tribratanewspolrespidie ; Aksi Unjuk rasa Damai dari Himpunan Mahasiswa Islam Kab.Pidie mendapat pengawalan ketan aparat Kepolisian Resor Pidie yang di Pimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Pidie Kompol Apriadi, S.Sos, MM yang berlangsung di Simpang 4 Kocin / Simpang 4 lampu merah Kota Sigli Kab.Pidie pada Jum’ at (02/12/2016) sekira pukul 09.30 Wib.

Aksi yang menentang Pernyataan Gubernur DKI Jakarta Ir. Basuki Tjhaja Purnama, MM alias AHOK terkait dengan kutipan ayat Al – Qur’an surat Al – Maidah ayat 51 sehingga menyakiti hati dan perasaan Umat Islam diseluruh dunia.

Aksi tersebut di koordinir oleh Muksalmina, yang menjabat sebagai Bendahara Umum HMI Pidie.

Aksi yang dilanjutkan dengan longmark sekitar 150 (seratus lima puluh) meter menuju Kantor Bupati Pidie mendapat sambutan yang positif dari Plt Bupati Pidie Dr Gunawan A Jalil, MA.

Dikantor Bupati Pidie para Mahasiswa pun menyampaikan orasinya serta menuntut dintaranya ;

  1. Mendesak agar pihak penegak hukum menahan dan memenjarakan Ahok yang telah menistakan Al Qur?an dan agama islam.
  2. Setiap warga negara Indonesia mempunyai hak kedudukan sama/harus diperlakukan yang sama di muka hukum di RI ini.
  3. Meneguhkan komitmen muslim Seluruh Indonesia dalam rangka menjaga keutuhan NKRI dari Penistaan Agama.
  4. Hentikan segala upaya pembungkaman Media , dan Ulama yang mengkritisi penistaan agama dan memprovokasi umat islam dengan isu ? isu yang menyudutkan dan tidak mendasar.
  5. Meminta pernyataan sikap kepada pemerintah daerah terhadap tuntutan Aksi bela islam III.
  6. Jika tuntutan Aksi bela Islam Jilid III tidak diterima atau tidak memenjarakan penista Agama ( Ahok ) maka HMI Cab.Sigli, Korp HMI ? Wati Cab.Sigli, Lembaga anak muda mudi peduli ummat ( LAMPU ), Jaringan Aspirasi Rakayag Aceh ( JARA ), Flowe, dan Pelajar Islam Indinesia ( PII ) akan terus melakukan Aksi.

Setelah mendengar dari orasi yang disampaikan oleh para Mahasiswa tersebut, Plt Bupati Pidie pun menanggapi dan menyampaikan pendapatnya sebagai berikut ;

  1. Aksi yang kita buat secara nasional aksi super damai,semua komponen masyarakat sangat sepakat dan mendukung.
  2. Proses hukum kita serahkan kepada polri dan diproses secara adil kita menginginkan semua komponen Indonesia khususnya dipidie harus hati hati karena ada penyusupan dalam aksi ini.
  3. Kita mengharapkan proses ini berjalan sebagai mekanisme,pemerintah kab.pidie sangat mendukung aksi.damai dan betul betul berkeadilan dan diproses hukum.

Aksi pun dilanjutkan dengan penandatangan Surat Dari Pemerintah Kabupaten Pidie Sekretarian Daerah yang dilakukan oleh para Mahasiswa dan Plt. Bupati Pidie dengan isi sebagai berikut ;

Sehubungan dengan akan dilaksanakan Aksi Bela Islam Jilid III, maka kami dari atas nama masyarakal Kabupaten Pidie mendesak Pemerintah Republik Indonesia atas nama Presiden Republik Indonesia, Kejaksaan Agung Republik Indonesia dan Mahkamah Agung Republik Indonesia, sebagaimana tuntunan Masyarakat Pidie, yaitu :

  1. Penegakan hukum yang berkeadilan terhadap Basuki Tjahaja Pumama (Ahok) yang telah dinyalakan sebagai tersangka agar segera ditahan.
  2. Meminta kepada Kejaksaan Agung melalui Jaksa Penuntut Umum yang melakukan penyidikan terhadap kasus Penistaan Agama  Basuki Tjahaja Pumama untuk bersikap ber-keadilan sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia dalam melakukan penuntutan dan segera mengeluarkan surat penahanan terhadap Basuki Tjahaja Pumama (Ahok) sebagai mana diatut dalam pasal 156 A.
  3. Memima kepada Mahkamah Agung untuk menunjukkan hakim yang berkadilan dalam penegakan hukum dalam kasus penistaan agama yang dilakukan oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) serta mengambii keputusan secepat cepatnya dalam proses persidangan demi terjaganya dinamika kebangsaan pada saat ini.
  4. Mendesak Presiden Republik Indonesia (Joko Widodo) untuk tidak membela Ahok demi kepentingan politik pilkada Jakarta.
  5. Mendesak Presiden untuk melindungi hak-hak warga negara yang pada saat ini melakukan aksi dan menampung aspirasi masyakat Muslim Indonesia sesuai keputusan Majelis Ulama Indonesia dalam kasus Ahok yaitu bersalah dan telah melakukan penistaan Agama.
  6. Jika tuntutan kami tidak di idahkan, kami atas nama masyarakat Pidie yaitu Pemerintah Kabupaten Pidie, Organisasi Mahasiswa Kabupaten Pidie, Organisasi Kemasyarakatan dan Pemuda Kabupaten Pidie, Majelis Ulama Kabupaten Pidie siap untuk melakukan aksi srlanjutnya demi tegaknya hukum di Republik Indonesia.

Penandatangan surat Tuntutan dari Mahasiswa tersebut turut di tandatangani  oleh ;

  1. Plt.Bupati Pidie an.Dr.H.Munawar A.Jalil.MA
  2. Ketua HMI Cab.Sigli an.Junaidi.SE
  3. Ketua Umun PII Kab.Pidie an.Masykur.
  4. Ketua JARA Cab.Pidie an.Iskandar.S.pd.
  5. Ketua LAMPU Cab.Pidie an.M. Yani.SHI
  6. Ketua FORHATI Cab.Pidie an.Ekawati.S.pd,Sh.
  7. Ketua KOHATI Cab.Pidie an.Rahmayanti.
  8. Ketua NU Kab.Pidie.

Kemudian sekitar pukul 12.00 Wib para Mahasiswa pun meninggalkan lokasi dan kembali ke Kantor Perhimpunan Mahasiswa Islam di Kota Sigli