Home » BERITA » Kabagops Melaksanakan Sosialisasi Aplikasi Lancang Kuning

Kabagops Melaksanakan Sosialisasi Aplikasi Lancang Kuning

Tribratanewspolrespidie.com |

Kapolres Pidie AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar, S.I.K melalui Kabagops Polres Pidie AKP Iswahyudi, SH melakukan pemantauan penanganan karhutla menggunakan sistem Dashboard Lancang Kuning di ruang Bagops Polres Pidie. Rabu ( 11/03/2020 ). 

Polres Pidie resmi meluncurkan terobosan teknologi mutakhir guna menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Teknologi ini menerapkan aplikasi yang disebut Dashboard Lancang Kuning.

Aplikasi yang bisa diunduh dari playstore untuk perangkat android itu mampu mengintegrasikan pencitraan dari empat satelit sekaligus yaitu NOAA, Terra, Aqua dan Lapan, serta pembuktian data primer kondisi titik api secara realtime oleh petugas polisi langsung dari lapangan.

“Ini teknologi pertama yang diterapkan Polda Aceh. Kita harus menggunakan teknologi sebab membantu kita. Teknologi harus bermanfaat bagi kita. Sudah seharusnya Karhutla di Aceh khusunya Kab. Pidie tidak berulang karena penanganan yang lambat,” kata Kapolres Pidie melalui Kabagops Polres Pidie.

Kabagops menjelaskan, aplikasi teknologi lancang kuning sebenarnya sudah diterapkan secara terbatas di lingkungan Polda Aceh sejak awal bulan ini. Sampai saat ini, tercatat sebanyak 900 user baik dari petugas polisi pada tingkat desa yakni Bhabinkamtibmas, Kapolsek, Kapolres, BPBD, Manggala Agni, Kejaksaan, relawan masyarakat maupun Bupati Pidie.

Aplikasi secara terbuka memberikan data informasi akurat lengkap dengan grafis dan perkembangan laporan Karhutla setiap saat. Polres Pidie juga telah mengirimkan timnya untuk belajar penanganan Karhutla dari aplikasi Lancang Kuning ini. Karena seperti kita tahu bukan hanya di Pidie yang rawan Karhutla,” jelasnya.

Menurut Kabagops, cara kerja aplikasi lancang kuning sangat transparan. Setiap data satelit yang menunjukkan titik hotspot dapat langsung diverifikasi oleh petugas terdekat. Kemudian polisi atau relawan itu melaporkan kembali temuannya lengkap foto apakah benar itu titik api atau bukan. Cara kerja itu hampir serupa dengan aplikasi ojek daring yang berbasiskan data GPS.

“Jadi kami memverifikasi langsung kebenaran fakta titik api. Bukan sekadar data sekunder dan analisis dari satelit. Keunggulan aplikasi Lancang Kuning mempunyai langsung data primer fakta di lapangan,” Imbuh Kabagops Polres Pidie. ( Humas Polres Pidie ). IN