Home » BERITA » Diduga Kawin Tidak Sah, Warga Suka Bumi di Bugem Warga Mane Hingga Masuk Rumah Sakit

Diduga Kawin Tidak Sah, Warga Suka Bumi di Bugem Warga Mane Hingga Masuk Rumah Sakit

5555555556666666666

Korban pemukulan berinisial WT, 35 thn, Warga Suka Bumi Kab.Jawa Timur, Selasa (21/03/2017) sekira pukul 24.30 Wib dini hari tadi telah diamankan di Mapolsek Mane.

Tribratanewspolrespidie ; Pemukulan yang dilakukan oleh salah seorang warga Gampong Blang Dalam Kecamatan Mane Kab.Pidie oleh korban berinisial WT, 35 thn,  buruh tambang emas, Warga Suka Bumi Kab.Jawa Timur di Gampong Blang Dalam berbuntut panjang.

Pasalnya WT yang merupakan warga suka bumi Kab. Jawa Timur yang berdomisili di Gampong Mane Dusun Alue Reulieng Kecamatan Mane Kab.Pidie di Bugem oleh Ketua Pemuda Gampong Blang Dalam Kecamatan Mane Kab.Pidie dikarena melakukan suatu hubungan pernikahan yang diduga tidak sah olah warga sekitar.

Pernikahannya dengan salah seorang warga Gampong Blang Dalam bernama Atik Bin Jafar, 29 thn, membuat WT harus mempertanggung jawabkan perbuatannya disebabkan Atik masih berstatus istri sah Suriadi alias Adi Son, warga Langsa Kota.

Perbuatan yang dilakukan WT membuat berang warga sekitar, kepada warga sekitar WT menjelaskan bahwa ia bersama Atik sudah menikah di Jawa, namun saat ditanya oleh Kepala Desa setempat apakah sudah ada surat cerai dan apakah sudah diceraikan oleh suaminya, Atik hanya mengatakan gak apa – apa nanti saya usulkan surat pasahnya pak.

Kemudian hasil dari introgasi keduanya oleh warga sekitar menyimpulkan, bahwa pernikahan keduanya tidak sah dikarenakan tidak ada saksi nikah dari pihak perempuan sebut Geuchik Blang Dalam Armia saat di konfirmasi oleh humas polres pidie via Hp siang tadi.

Kapolsek Mane Iptu Khairi, S.Hi saat di konfirmasi oleh humas polres pidie mengatakan benar adanya pemukulan warga Suka Bumi Kab. Jawa Timur dikarenakan telah menikahkan Atik yang merupakan salah satu warga Gampong Blang Dalam Kecamatan Mane Kab.Pidie akan tetapi pernihakan mereka tidak sah setelah diintrogasi oleh warga dikarenakan tidak adanya saksi dari pihak perempuan.

Namun emosi warga telah berhasil kita kendalikan, sehingga warga diimbau tidak lagi main hakim sendiri, kasus ini telah ditangani di Mapolsek Mane, sebut Khaidir, SHI.