Home » BERITA » Curi Ikan Dalam Tambak, Warga Geunting Timur Masuk Dalam DPO Polisi

Curi Ikan Dalam Tambak, Warga Geunting Timur Masuk Dalam DPO Polisi

OPUOK

Pelaku pencurian Ikan Tambak berinsial MA, 45 thn, Wiraswasta, Warga Gampong Geuteng Timu Kecamatan Batee Kab.Pidie masuk dalam Daftar Pencaarian Orang (DPO) Polsek Bate Polres Pidie, Minggu (13/08/2017).

Tribratanewspolrespidie ; Kasus Pencurian Ikan Tambak yang dilakukan oleh salah seorang warga Gampong Geunteng Timur Kecamatan Batee Kab.Pidie berinsial MA, 45 thn, Wiraswasta berlanjut di Kantor Kepolisian Sektor Bate ( Polsek Bate) pada Minggu (13/08/2017).

Terungkapnya pelaku kasus pencurian ikan tambak tersebut bermula saat saksi bernama Abu Bakar Bin . Muhammad Ali Maun, 55 thn, Warga Gampong Geuteng Barat memergoki pelaku yang sedang menjaring ikan di Tambak milik Abag kandungnya bernama Syibran Malasi Bin H. Muhammad Ali Maun, 38 thn, pedagang, warga Gampong Paya Linteung Kecamatan Pidie Kab.Pidie yang berlokasi di Gampong Geunting Barat dengan menggunakan Jala saat ia sedang melintasi kawasan tersebut pada Minggu (13/08) dini hari tadi

Kemudian Abu Bakar meneriaki maling sehingga pelaku langsung kabur dengan meninggalkan jaring ikan bersama puluhan ikan bandeng yang telah di jaringnya.

Lalu Abu Bakar langsung menghubungi pemilik tambak yang merupakan abag kandungnya sendiri tentang kejadian tersebut.

Kapolsek Batee Iptu Much Aji melalui Kanit Reskrim Polsek Batee Bripka Al Azhar saat di konfirmasi oleh humas polres pidie mengatakan, korban telah melaporkan kejadian pencurian di tambak miliknya ke Polsek Bate, sementara pelaku saat ini masih Buron dan telah dimasukkan ke daftar pencarian orang (DPO) Polsek Batee Polres Pidie.

Sementara barang bukti 1 (satu) buah jaring ikan, 15 (lima belas) ekor bandeng hasil tangkapan pelaku telah diamankan di Mapolsek Bate guna penyelidikan lebih lanjut, sebut Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Betee.”

Dan bagi masyarakat Kecamatan Batee yang melihat pelaku segera menghubungi Polsek Batee dan akan diberikan hadiah, sebutnya.”