Home » BERITA » Cinta Ditolak, Iqbal Bertindak

Cinta Ditolak, Iqbal Bertindak

Ilustrasi Penggorokan dengan menggunakan sebilah pisau

Ilustrasi Penggorokan dengan menggunakan sebilah pisau

Sigli ; Entah setan mana yang merasuki pikirannya, pria muda Iqbal (20) warga Gampong Puuk, Kecamatan Delima, Pidie, nekat menggorok gadis imut ND (18) siswi SMA 2 Delima, Selasa (9/2) dinihari. Remaja ND yang sempat diikat kaki dan tangannya bergumul hidup mati dengan Iqbal, hingga lelaki itu memilih kabur, setelah sempat mencederai leher gadis ND.

Belakangan terungkap, aksi brutal Iqbal bermotif karena cinta ditolak. Polisi yang turun ke lokasi kejadian, berhasil membekuk Iqbal di rumahnya, dan kini dijebloskan dalam sel. Insiden yang nyaris berbuah maut itu terjadi saat gadis ND tidur di rumah neneknya, Hendon Kaoy (70) di Gampong Puuk, Kecamatan Delima, Pidie.
Hingga berite ini diturunkan, gadis ND menjalani perawatan di Puskesmas Delima akibat luka di leher. Selain itu remaja yang masih tercatat sebagai siswi sebuah SMA itu, juga mengalami trauma berat.
Berdasarkan informasi dihimpun Humas Polres Pidie, dari warga dan sumber kepolisian sektor delima, insiden itu terjadi saat Iqbal pulang memancing ikan ke rumahnya di Gampong Puuk sekitar pukul 04.30 WIB, dini hari. Letak rumah Iqbal dengan rumah nenek ND terpaut sekitar 100 meter.
Bukannya pulang ke rumah, Iqbal tiba-tiba naik  ke rumah nenek ND, melalui tangga dan membobol pintu. Saat tiba di dalam rumah Iqbal langsung menuju kamar tidur ND dengan mengandalkan alat penerang ponsel.  Iqbal mengikat tangan dan kaki gadis ND yang tertidur pulas di dalam kelambu.
Saat Iqbal mengikat kaki dan tangan gadis itu, tiba-tiba ND terjaga sembari menjerit minta tolong. Saat itu lah Iqbal mengancam akan menggorok korban jika berteriak. Tapi, ND tetap berteriak minta tolong, dan Iqbal pun nekad menggorok leher korban.
ND terus memberikan perlawanan, kendati tangan dan kakinya terikat. Usaha perlawanan ND membuahkan hasil, sehingga Iqbal memilih kabur. Teriakan ND mengundang warga yang segera memberikan pertolongan kepada gadis muda itu, dengan langsung melarikan korban ke Puskesmas Delima.
Kapolres Pidie, AKBP Muhajir SIK MH, kepada humas polres pidie, Rabu (10/2) mengatakan, setelah polisi menerima informasi insiden penggorokan itu, polisi segera turun ke lokasi kejadian. Hamba hukum bergerak cepat membekuk Iqbal yang telah diketahui keberadaannya. “Tersangka telah ditahan di Polsek Delima, yang dibidik dengan pasal 285 jo 53 tentang percobaan pemerkosaan di bawah ancaman dan kekerasan,” katanya.
Menurut Kapolres Muhajir, sesuai dengan pengakuan tersangka Iqbal kepada penyidik, ia menggorok leher ND karena ditolak cintanya. “Itu pengakuan tersangka kepada polisi,” kata Kapolres