Home » BERITA » Cegah Korupsi, Kapolres Pidie Atensi Pendistribusian Dana Desa di Pidie

Cegah Korupsi, Kapolres Pidie Atensi Pendistribusian Dana Desa di Pidie

tttttttttttttt

Kapolres Pidie AKBP M. Ali Kadhafi, SIK didampingi Kanit Tipikor Polres Pidie Aiptu Marzuki memberikan Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Dana Desa Bagi Geuchik dan Perangkat Desa, Aparatur Pemerintah Kecamatan, Tenaga Ahli P3MD, Pendamping Desa serta Pendamping Lokal Desa Dalam Kabupaten Pidie tahun 2016 di Aula Diklat Kab.Pidie, Kamis (01/12/2016) sekira pukul 11.00 Wib.

Tribratanewspolrepidie ; Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi Dana Desa Bagi Geuchik dan Perangkat Desa, Aparatur Pemerintah Kecamatan, Tenaga Ahli P3MD, Pendamping Desa serta Pendamping Lokal Desa Dalam Kabupaten Pidie tahun 2016 berlangsung di Aula Kantor Diklat Kab.Pidie pada Kamis (01/12/2016) sekira pukul 11.00 Wib.

Sosalisasi tersebut dihadiri oleh Kapolres Pidie AKBP M. Ali Kadhafi, SIK didampingi Kanit Tipikor Polres Pidie Aiptu Marzuki serta Kepala Badan BPMD Kab.Pidie Zulfikar serta para perangkat Desa di Kecamatan Grong – Grong Kab.Pidie

Dalam Sosialisasi tersebut Kapolres Pidie AKBP M. Ali Kadhafi, SIK memberikan atensi kepada para Geuchik dan perangkat desa lainnya tentang pendistribusian dana desa sehingga tidak terjadi penyimpangan dan korupsi.

Adapun hal – hal yang perlu mendapat perhatian terkait pengawasan dan pengelolaan dana desa seperti yang di sampaikan oleh Kapolres Pidie AKBP M. Ali Kadhafi, SIK adalah sebagai berikut ;

  1. Perlunya komitmen dari seluruh pimpinan di daerah yang terkait dengan pengelolaan dana desa untuk melakukan pengawasan berbasis risiko yang bersifat kontiniyu, efektif dan efesien;
  2. Perlunya perencanaan pengawasan yang tepat mengingat keterbatasan sumber daya (waktu, dana, sarana dan prasarana );
  3. Perlu dilakukan koordinasi dan sinkronisasi kegiatan pengawasan antar aparat / lembaga pengawasan dalam rangka menghindari terjadinya duplikasi pengawasan;
  4. Perlu dikembangkan suatu tools yang sederhana dan mudah diterapkan dalam melakukan pengawasan terhadap pengelolaan dana desa
  5. dan Perlu dilakukan peningkatan kapasitas dan kapabilitas melalui workshop dan asistensi dalam pengawasan.