Home » BERITA » Berikan Pembekalan Kepada 210 Siswa Distukba, Kapolda Aceh : Jangan Lukai Hati Orang Tua

Berikan Pembekalan Kepada 210 Siswa Distukba, Kapolda Aceh : Jangan Lukai Hati Orang Tua

Tribratanewspolrespidie.com |

Kapolda Aceh Irjen Pol.Wahyu Widada M.Phil, memberikan pembekalan kepada 210 siswa peserta didik Diktukba Polri T. A 2019/2020 SPN Polda Aceh, di Aula Serbaguna SPN Polda Aceh Jantho, Kamis (27/2)

Didampingi Kepala SPN Kombes Pol. Taufiq Rochmad Hidayat, S. I. K., dan Kabid TIK Polda Aceh AKBP Bambang Syafrianto. S. I. K, kehadiran Kapolda menjadi motivasi bagi siswa angkatan 44 yang tidak lama lagi, tepatnya pada tanggal 2 Maret 2020 akan dilantik dan pendidikan Diktukba akan ditutup.

Dalam arahannya Kapolda mengatakan, bahwa tinggal menghitung hari para peserta didik akan dilantik menjadi anggota Polri, ia menegaskan agar peserta menjaga diri dan tidak membuat masalah.

“Kalian adalah sworn Police yang setelah disumpah akan diberikan kewenangan-kewenangan, jadi setelah disumpah kalian harus menjaga sumpah itu,” tegas jenderal bintang dua itu. Kapolda mengatakan pilihan menjadi anggota Polri adalah keputusan sendiri dengan tujuan untuk mengangkat derajat keluarga dan personil sendiri.

“Kalian adalah kebanggaan orangtua kalian maka syukuri itu, jagan lukai hati orang tua kalian, jaga kebanggaan orang tua kalian, bila kalian terpeleset dengan masalah dan dipecat, maka hilanglah kebanggaan kalian dan orang tua kalian,” pesannya. Pada kesempatan itu, Kapolda Aceh juga mengajak agar calon anggota polri dapat mensyukuri gaji yang nantinya diberikan Negara.

“Hindari gaya hidup mewah dan syukuri dengan apa yang kalian miliki saat ini,kalian mensyukuri dengan apa yang kalian miliki, maka hal itu lebih baik dan lebih dihargai seragam kalian oleh masyarakat,”jelas Kapolda.

Kapolda juga menekankan agar meningkatkan semangat dalam bertugas kelak, jangan pernah mengeluh dan mudah menyerah, tak hanya itu menjadi anggota Polri harus tetap setia dan patuh kepada NKRI dan ideologi negara yaitu Pancasila.

“Jangan terpengaruh dengan radikalisme, apalagi sekarang banyak dipengaruhi oleh media sosial. Kalian harus cerdas dalam menyikapi pesan-pesan dari media sosial,” harapnya. (Humas Polres Pidie) IN.