Home » BERITA » Berawal dari Laporan Warga Polisi Bekuk Penambang Emas Ilegal di Kab. Pidie

Berawal dari Laporan Warga Polisi Bekuk Penambang Emas Ilegal di Kab. Pidie

Tribratanewspolrespidie.com |

Satreskrim Polres Pidie menangkap 10 orang Penambang Emas tanpa izin yang melakukan aktivitas pertambangan di Gampong setempat persisnya kawasan di aliran Sungai Alue Saya Kec. Tangse Kab. Pidie. Selasa.

“Pelaku ditangkap karena adanya laporan dari masyarakat yang resah akan adanya aktivitas Pertambangan Emas Ilegal tersebut,” Imbuhnya Kapolres Pidie AKBP Andy Nugraha Siregar S.I.K melalui Kasat Reskrim Polres Pidie AKP Eko Rendi Oktama, SH.”

“Penangkapan itu berawal dari laporan masyarakat setempat dan melakukan pengecekan oleh Personil Sat Reskrim Polres Pidie karena adanya aktivitas penambangan emas yang tidak memiliki izin dari instansi yang berwenang. “Pelaku dilaporkan warga karena aktivitasnya itu meresahkan warga dan merusak lingkungan sekitar tempat kejadian penambangan,” tuturnya.

Barang bukti yang berhasil diamankan Personil Satreskrim Polres Pidie antaranya 1 unit alat berat ekskavator warna orange merek hitachi, yang mana tim melakukan pengembangan dan tidak jauh dari lokasi tersebut terdapat 1 unit alat berat ekskavator warna orange merek hitachi yang sedang melakukan aktivitas pertambangan Illegal, dari kedua lokasi yang berbeda tersebut tim berhasil mengamankan beberapa orang terduga pelaku dengan identitas sebagai berikut :

1. Rm Bin Yusuf, 41 th, Operator Becho, Gp Uteng Ketok Kec. Muara Kota Lhokseumawe
2. Af , 24 th, Operator Becho, Kuala Simpang
3. An Bin Usman, 40 th, Gp. Baro Kec. Tangse Kab. Pidie
4. Mz Bik Usman, 44 th, Gp. Pulo Mesjid Kec. Tangse Kab. Pidie
5. Sj Bin M Gade, 29 th, Gp. Baro Kec. Tangse Kab. Pidie
6. Bd Bin Banta Sulaiman, 41 th, Gp. Baro Kec. Tangse Kab. Pidie
7. Ar Bin Abdurrahman, 53 th, Gp. Baro Kec. Tangse Kab. Pidie
8. Ka Bin M nur , 18 th, Gp. Baro Kec. Tangse Kab. Pidie
9. Md Bin Abdullah, 38 th, Gp. Baro Kec. Tangse Kab. Pidie
10. Ah Bin Idris, 30 th, Petani, Gp. Ujung Dama Kec. Baktiya Kab. Aceh Utara

setelah mengamankan Barang Bukti dan terduga pelaku, pada hari Rabu team telah sampai di jalan hitam / aspal namun tim hanya berhasil mengevakuasi 1 unit alat berat Ekskavator saja karena lokasi dan medan sangat terjal dan sangat rusak, untuk 1 unit Barang Bukti Ekskavator yang rusak tim akan membawa tekhnisi untuk di perbaiki dan di bawa ke Polres Pidie. untuk saat ini 1 unit Barang Bukti tersebut telah sampai di Polres Pidie. Ujar Kasat Reskrim Polres Pidie AKP Eko Rendi Oktama, SH.

Selanjutnya Tim berhasil mengamankan sdra MN, 48 TH, Gampong Baro Kec. Tangse Kab. Pidie sebagai orang yang diduga mendanai dan menyuruh melakukan pertambangan illegal. (IN).