Home » BERITA » Aniaya Anak di Bawah Umur, Petani Ugadeng di Amankan Polisi

Aniaya Anak di Bawah Umur, Petani Ugadeng di Amankan Polisi

tttttttok.jpg1

Pelaku penganiayaan anak di bawah umur berinisial EF, 39 thn, Petani, Warga Gampong Ugadeng Kecamatan Keumala Kab.Pidie telah diamankan di Mapolsek Keumala , Senin (26/06/2017) sekira pukul 21.05 Wib.

Tribratanewspolrespidie ; Tim Gabungan Res / Intel Polsek Keumala Polres Pidie berhasil mengamankan pelaku penganiayaan anak dibawah umur berinisial EF, 39 thn, Petani, Warga Gampong Ugadeng Kecamatan Keumala Kab.Pidie di Gampong Ugadeng Kecamatan Keumala Kab.Pidie pada Senin (26/06/2017) sekira pukul 21.05 Wib.

Penangkapan pelaku penganiayaan anak di bawah umur tersebut berdasarkan laporan masyarakat warga Gampong Dayah Keumala bernama Arif Alfarisi Bin Mukhlis, 16 thn, Pelajar, Warga Gampong Dayah Kecamatan Keumala Kab.Pidie yang di dampingi oleh Ayah Kandungnya bernama Mukhlis, SH, 46 thn, Pegawai Lapas Kota Sigli Kab.Pidie, Warga Gampong Dayah Kecamatan Keumala Kab.Pidie ke Polsek Keumala pada Senin (26/06) tentang perilaku EF yang menganiayanya  di Jalan irigasi wilayah Gampong Ugadeng.

Dari laporan tersebut, tim yang di pimpin langsung oleh Kapolsek Keumala Iptu Kasriono langsung melakukan penyelidikan tentang keberadaan pelaku di Gampong Ugadeng Kecamatan Keumala Kab.Pidie.

Tepatnya pada Senin (26/06) pelaku di temukan di lokasi Gampong Ugadeng di rumah kediamannnya.

Saat tim tiba di rumah pelaku untuk mengamankannya dan membawanya ke Mapolsek Keumala, pelaku sempat melawan aparat dan tak mau ikut, namun usaha perlawanan pelaku tak membuahkan hasil karena ia langsung di giring ke Mobil Patroli Petugas.

Kapolsek Keumala Iptu Kasriono saat di konfirmasi oleh humas polres pidie mengatakan benar telah terjadi penganiayaan anak di bawah umur di Gampong Ugadeng, menurut pengakuan korban penganiayaan saat di mintai keterangan di Mapolsek Keumala, ia mendapatkan perlakuan kasar dari pelaku EF dengan cara menerima tamparan darinya di bagian wajah sebanyak 4 (empat) kali dengan menggunakan telapak tangan kanan pelaku, selanjutnya pelaku menendang bagian kaki kiri korban sebanyak 2 kali dengan menggunakan kaki kanannya, lalu pelaku meninju dengan keras bagian wajah dan bagian kepala korban beberapa kali.

Perbuatan bejatnya itu dilakukan pelaku karena korban tidak bersedia menyerahkan uang yang diminta pelaku, itu menurut keterangan yang diberikan oleh korban kepada penyidik.

Dari hasil Visum yang telah dilakukan oleh Puskesmas Keumala, korban mengalami luka bengkak ke biru – biruan pada bagian pipi kiri, luka bengkak pada bagian belakang telinga kiri dan bengkak di bagian kepala kiri, dan untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku telah diamankan di Mapolsek Keumala, sebut Iptu Kasriono.”