Home » BERITA » Aliansi Mahasiswa Pidie Demo Ahok di Simpang Kocin

Aliansi Mahasiswa Pidie Demo Ahok di Simpang Kocin

demo-ahok

Puluhan Mahasiswa Unigha melaksanakan Aksi Solidaritas (Demo) oleh Aliansi Mahasiswa Pidie Yang Terdiri dari Pemaf Universitas Jabal Ghafur dengan Himpunan Mahasiswa (HMI) Cabang Sigli di Simpang Empat Kocin mendapatkan Pengawalan Ketat Aparat Kepolisian Resor Pidie, Rabu (19/10/2016) sekira pukul 11.45 Wib.

Tribratanewspolrespidie.com ; Aksi Solidaritas  (Demo) Puluhan Mahasiswa Unigha Sigli oleh Aliansi Mahasiswa Pidie Yang Terdiri dari Pemaf Universitas Jabal Ghafur dengan Himpunan Mahasiswa (HMI) Cabang Sigli di Simpang Empat Kocin mendapatkan Pengawalan Ketat Aparat Kepolisian Resor Pidie yang di Pimpin oleh Kapolsek Pidie Chairil Ansar, Rabu (19/10/2016) sekira pukul 11.45 Wib.

Aksi tersebut menindaklanjuti hebohnya Pernyataan Gubernur DKI Jakarta Ir. Basuki Tjhaja Purnama, MM alias AHOK terkait dengan kutipan ayat Al – Qur’an surat Al – Maidah ayat 51 sehingga menyakiti hati dan perasaan Umat Islam diseluruh dunia.

Aksi tersebut di Ketuai oleh Gubernur Mahasiswa Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Jabal Ghafur a.n Dedi Muliadi dan Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) selaku Korlap Aksi a.n Imam Nuddin.

Dalam Aksi tersebut Mahasiswa menuntut diantaranya ;

  1. Diharapkan kepada presiden RI dan penegak hukum Polri, Kejaksaan dan pengadilan tuntut dan penjarakan AHOK yang telah menistakan agama;
  2. Meminta kepada seluruh umat islam yang ada di Kab.Pidie untuk melawan terhadap AHOK yang telah melecehkan Agama Islam;
  3. Diharapkan kepada masyarakat Pidie jangan terlena dengan politik sementara agama kita islam dilecehkan.

Disamping itu para mahasiswa juga menulis di spanduk dengan isi sebagai berikut ;

  1. Dari Pidie kami melawan AHOK, tangkap dan penjarakan AHOK ;
  2. Hukum AHOK seberat – beratnya;
  3. Meminta Presiden menegurnya;
  4. Menonaktifkan AHOK;
  5. Memilih AHOK sebagai Duta Sara Indonesia;
  6. Darah AHOK Halal;
  7. Umat Islam Siap Perang Jika AHOK Tidak di Adili;
  8. Islam Diserang Kami Melawan;
  9. Apabila Hukum Menjaganya Pemerintah Melindunginya Tunggu Kami Semua.