Home » BERITA » Agen Togel Yang Berprofesi Sebagai Tukang Bangunan di Ringkus Polisi

Agen Togel Yang Berprofesi Sebagai Tukang Bangunan di Ringkus Polisi

IMG-20170619-WA0064.jpgok

Agen Toto Gelap ( Togel ) berinisial S, 68 thn, Tukang Bangunan, Warga Kramat Dalam Kecamatan Kota Sigli Kab.Pidie telah diamankan di Mapolres Pidie, Minggu (18/06/2017) sekira pukul 22.00 Wib.

Tribratanewspolrespidie ; Tim Opsnal Sat Reskrim Polres Pidie berhasil meringkus Agen Toto Gelap ( Togel) berinisial S, 68 thn, Tukang Bangunan, Warga Kramat Dalam Kecamatan Kota Sigli Kab.Pidie di Gampong Kramat Dalam Kecamatan Kota Sigli Kab.Pidie pada Minggu (18/06/2017) sekira pukul 22.00 Wib malam kemarin.

Penangkapan pelaku tersebut berdasarkan laporan masyarakat Gampong Kramat Dalam kepada pihak berwajib yang sering melihat pelanggan pelaku dari berbagai daerah data ke rumahnya untuk menyetor uang Togel serta menyerahkan repas.

Dari Laporan tersebut tim yang di pimpin langsung oleh AKP Syamsul, SH melakukan penyelidikan ke lokasi rumah pelaku, tepatnya pada Minggu (18/06/2017) menjelang dini hari tadi, tim tiba di rumah pelaku dan menemukan pelaku sedang merekap nomor togel dan menghitung sejumlah uang taruhan togel di rumah kediamannya tersebut.

Saat tim mengetuk pintu rumah pelaku, ia terkejut dan langsung membuka tanpa merasa curiga, lalu tim langsung mengamankan pelaku serta barang bukti sejumlah uang dan repas para pelanggan di tangannya

Kapolres Pidie AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar, SIK melalui Kasat Reskrim AKP Syamsul, SH saat di konfirmasi oleh humas polres pidie mengatakan, pelaku telah lama menjadi agen Togel di kawasan Gampong Kramat Dalam, kegiatan pelaku telah lama diintai dan sangat meresahkan masyarakat.

Dari tangan pelaku tim berhasil mengamankan 31 (tiga puluh satu) lembar repas Togel, uang tunai sejumlah Rp 4.050.000 (empat juta lima puluh ribu) rupiah serta 1 (satu) Unit HP Merk Nokia.

Kepada polisi, pelaku mengakui bahwa uang hasil rekapan bersama repas akan di stor ke Agen Togel yang lebih besar di Medan.

Kini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Pidie, sementara bila berkas perkara pelaku telah lengkap nantinya akan diserahkan ke Kejaksaan Negeri Sigli untuk menjalani hukum cambuk sesuai Qanun Nomor 13 tahun 2003 tentang Maisir (PERJUDIAN) yang telah ditetapkan di Provisi Aceh, sebut Syamsul, SH.”