Home » BERITA » 8 Kecamatan Pidie di Rendam Banjir Bandang

8 Kecamatan Pidie di Rendam Banjir Bandang

Jalan Banda Aceh - Medan tepatnya di Kecamatan Padang Tiji Terendam Banjir, Rabu (27/1)

Jalan Banda Aceh – Medan tepatnya di Kecamatan Padang Tiji Terendam Banjir, Rabu (27/1)

Sigli ; Sebanyak 8 Kecamatan di Kabupaten Pidie terendam Banjir Bandang akibat luapan air sungai dibeberapa Kecamatan yang ada di Kabupaten Pidie dan derasnya air hujan yang turun membasahi Kabupaten Pidie pada Rabu malam (27/1) kemarin.

Adapun data -data Kecamatan Kabupaten Pidie di himpun oleh humas polres pidie yang terkena banjir akibat  meluapannya air sungai dikarenakan hujan deras diantara ; Kecamatan Muara Tiga yang meliputi ; Gampong Pawot; Gampong Batee; Gampong Ingin Jaya ( Kantor PDAM Rusak Sedang) ; Gampong Tuha Biheeu (10 Rumah Warga rusak dan 1 Balai Pengajian Rusak Parah) ; dan Gampong Papeun (22 Rumah Warga Rusak Parah) , untuk Kecamatan Pidie meliputi ; Gampong Pisang ( 30 Rumah Warga Terendam) ; Gampong Keutapang Sanggeu (20 Rumah Warga terendam) ; Gampong Tupok (40 Rumah Warga terendam); Gampong Batee; Gampong Paya Linteung (50 Rumah terendam) dan Gampong Alu (50 Rumah Terendam) sedangkan Kecamatan Mila meliputi ; Gampong Tuha Lala; Gampong Lhok Lubue; Gampong Mesjid Andeu; Gampong Dayah Andeu; Gampong Blang Cut; Gampong Teumecet; Gampong Ara Bungkok; Gampong Kumbang dan Gampong Babah Jurong, lalu Kecamatan Kota Sigli meliputi ; Gampong Keuramat Luar; Gampong Blang Asan; Gampong Lampoeh Krueng kemudian untuk Kecamatan Delima meliputi ; Gampong Seupeng ( 80 Rumah Warga terendam banjir); Gampong Sukon (75 Rumah warga terendam banjir); Gampong Mesjid Beuah ( 100 Rumah Warga terendam banjir); Gampong dayah Beuah (70 Rumah Warga terendam banjir); dan Gampong Krueng Cot (100 Rumah Warga terendam banjir) dan Kecamatan Batee meliputi ; Gampong Desa Tuha; Gampong Desa Teupin Jeu; Gampong Desa Meucat; Gampong Desa Aron; Gampong Desa Calong Cut; Gampong Desa Seulatan; Gampong Teupin Raya; Gampong Desa Crueng dan Mapolsek Batee serta Asrama Polsek Batee, dilajutkan dengan Kecamatan Padang Tiji yang meliputi ; Kemukiman Paloh; Kemukiman Kunyet; Kemukiman Peudaya; Kemukiman Beurabo; Kemukiman Gogo dan Kemukiman Tanjung, Gampong Kupula ( Rumah Milik M. Isa, 57 thn, Tani, beserta anaknya dibawa arus air dan sekarang dirawat dipuskesmas Padang Tiji serta Kecamatan Indrajaya meliputi ; Gampong Pulo Gp.U; Gampong Yup Mee; Gampong Pante Lhok Kaju; Gampong Pante Garut; Gampong Garut Cut; Gampong dayah Muara Garot; Gampong Raya Lhok Kaju; Gampong Putoe; Gampong Glee Gapui; Gampong Mesjid Gapui; Gampong Neulop Dua; Gampong Teungeh Suwiek; Gampong Mesjid Suwiek; Gampong Bluek Ulee Birah; Gampong Mesjid Baro; Gampong Cot Seukee; Gampong Wakeuh dan Gampong Sukon Ulee Gampong.

Disamping itu Akses dari kota Sigli, Pidie ke Banda Aceh putus total sejak dinihari tadi akibat banjir melanda Padang Tiji, Grong-Grong dan sekitarnya.

Pantauan lapangan langsung humas polres pidie, rabu 927/1), sekitar pukul 06.00 WIB tadi, ketinggian air di atas badan Jalan Banda Aceh-Medan, kawasan Gampoeng Blang Putek, Padang Tiji, Pidie mencapai sekitar satu meter. Arus banjir sangat deras, sehingga kendaraan besar seperti truk dan bus pun tidak bisa melintasi jalur itu.

Pengguna kendaraan juga tidak bisa melintasi jalur Laweueng ke Simpang Beutong. Pasalnya, kawasang Gampoeng Pawood, Kecamatan Laweueng, disapu banjir. Ketinggian banjir di atas badan jalan propinsi itu lebih 50 cm, juga beberapa titik aliran air di atas badan jalan.

Begitu pula lintasan Sigli-Laweueng ke Krueng Raya. Di kawasan Gampoeng Biheue, Laweung, ketinggian air satu meter lebih dengan arus amat deras. Bahkan jembatan kecil di jalan lintas propinsi itu terlihat sudah terseret arus.

Lantaran tiga jalur Pidie-Banda Aceh itu putus total, sebagian pengguna kendaraan terpaksa kembali ke kota Sigli. Sebagian pengguna kendaraan lainnya memilih bertahan di Padang Tiji dan Grong-Grong.

Pengamatan langsung dilapangan oleh humas polres pidie, beberapa bus berhasil melewati kawasan itu saat arus banjir sempat melambat. Namun tidak lama kemudian arus banjir kembali deras, sehingga kendaraan kembali tertahan. Sampai pukul 09.00 WIB tadi, antrean kendaraan dari arah Sigli tujuan Banda Aceh mencapai 3 kilometer. Diperkirakan jumlah kendaraan yang tertahan di jalur ini akan terus bertambah. Sementara tim BPBD, Personil Polsek Padang Tiji yang di Pimpin oleh Iptu Sofyanto, Serta Personil TNI sudah berada di lokasi banjir tersebut sejak Rabu (27/1) dinihari.

12573848_1018379351568033_3532116162428120452_n

Kasat Lantas Polres Pidie AKP Mawardi, SE Melaksanakan Gatur Lalin di Jalan Banda Aceh – Medan antisipasi macet kendaraan yang berlalu lintas dikarenakan badan jalan yang tergenang banjir bandang, Rabu (27/1)

12642652_1018379388234696_9140943431142684583_n

Mobil Patroli Sat Lantas Polres Pidie mengangkut masyarakat khususnya anak – anak, para lansia dan masyarakat di Kab.Pidie, Rabu (27/1)

Banjir di Sigli. Zamah Sari ok

Banjir di lintasan Garot – Sigli, kawasan Gampong Paloh, Kecamatan Pidie, Kabupaten Pidie