Home » BERITA » 16 Personil Polres Pidie Diusulkan PTDH

16 Personil Polres Pidie Diusulkan PTDH

16 Personil Polres Pidie Diusulkan Pecat

16 Personil Polres Pidie Diusulkan Pecat

Kami imbau kepada Personil Polres pidie untuk tidak melakukan perbuatan melanggar hukum sekecil apa pun pelanggaran tersebut kata Kapolres Pidie AKBP Muhajir, SIK, MH

Polisi resor (Polres) Pidie mengusulkan 16 anggotanya untuk diberhentikan secara tidak hormat. dari jumlah tersebut, tiga orang telah menjalani sidang kode etik pemecatan, enam orang telah diusulkan pecat, dan tujuh lainnya masuk daftar tunggu pengusulan pemecatan. Keputusan ini diungkapkan, Kapolres pidie, AKBP Muhajir, SIK, MH didampingi Waka Polres, Kompol H. Nazaruddin, SH, MM, usai melaksanakan sidang kode etik terhadap Brigadir Hendri Saputra, anggota Polsek Mila di Aula Wira Satya Mapolres Pidie, Selasa (27/10). Oknum polisi yang diusulkan pecat lebih dominan tersangkut kasus narkoba dan melanggar disiplin. ” Kami tidak main – main dalam penegakan hukum terhadap anggota Polres pidie yang melakukan pelanggaran dua hingga tiga kali, ” tegas Kapolres Muhajir. Brigadir Hendri Saputra, anggota Polsek Mila, diadili dalam Sidang Kode Etik di Aula Mapolres Pidie, Selasa (27/10) pagi, yang disaksikan Kapolres Pidie, AKBP Muhajir, SIk, MH. Sidang tersebut di Pimpin oleh Waka Polres Pidie Kompol Nazaruddin, SH, MM yang bertindak sebagai Ketua Komisi Etik, didampingi oleh AKP Adi Sofyan ( Wakil Ketua Komisi ), sementara AKP M. Unang Nurfatah, Iptu Hefi Bachri dan Ipda Inda Rahim, SH masing – masing sebagai anggota Komisi. Ipda H. Bukhari sebagai Penuntut, bersama Brigadir M. riza, SH ( Sekretaris ) serta Ipda Mursal, SH sebagai Pendamping para Pelanggar. Dalam sidang itu, antara lain terungkap bahwa , Brigadir Hendri Saputra mengedar sabu – sabu sekaligus mengonsumsi barang haram tersebut, Brigadir Hendri Saputra telah divonis Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Sigli 1 Tahun Penjara atas Kepemilikan Sabu sebanyak 0,8 gram, setelah menjalani hukuman di Rutan kelas II Benteng Sigli, selama delapan bulan, Brigadir Hendri pun bebas bersyarat, Namun delapan bulan berselang, Brigadir hendri ditangkap kembali atas kepemilikan sabu 2,50 gram. Mantan anggota Polsek Mila itu di Vonis Majelis Hakim PN Sigli, 6,5 Tahun penjara dan denda 800 Juta dengan subsider 5 bulan penjara. Berdasarkan Fakta – fakta persidangan yang dilaksanakan di Aula Mapolres Pidie, Ketua Komisi, Kompol Nazaruddin, SH, MM, akhirnya memutuskan bahwa Brigadir Hendri Saputra di Pecat dari Institusi Kepolisian. Usai membaca amar putusan tersebut, Ketua Komisi menanyakan apakah Brigadir Hendri akan mengajukan banding atas putusan tersebut. Tapi, Brigadir hendri menjawab tidak mengajukan banding, Akhirnya Ketua Komisi menutup sidang tersebut. Brigadir Hendri Saputra yang masuk pendidikan Polri tahun 2004 itu, mengaku menjadi pengedar sabu karena terbelit utang yang mencapai Rp 200 juta lebih, pada usaha rental mobil miliknya. Brigadir Hendri mengaku menyesal telah menjadi pengedar sabu yang dilakukannya sejak tahun 2012. ” Saya sangat menyesal telah menjadi pengedar sabu. Saya berjanji akan merubah diri saya menjadi lebih baik, saat saya telah menjalani hukuman dan bergabung kembali ke dalam masyarakay, “kata Brigadir Hendri, dalam sidang tersebut, kemarin

Daftar Nama – Nama Polisi Yang Akan di Pecat (PTDH) : BRIPKA JF (DPO PROPAM POLRES PIDIE), BRIGADIR HS, BRIPTU HR, BRIPTU MLF, BRIPKA MRJ, BRIPTU HMS, BRIPKA AW, BRIGADIR WD, BRIGADIR AM, BRIPKA HK, BRIGADIR FLT, BRIGADIR HA, BRIPTU MK, BRIGADIR RR, BRIPKA HS, BRIPTU SY

3

16 Personil Polres Pidie Diusulkan Pecat

16 Personil Polres Pidie Diusulkan Pecat