Home » BERITA » 1 Pucuk Senpi Sisa Konflik Berhasil Diamankan Polisi di Gampong Cot Rheng

1 Pucuk Senpi Sisa Konflik Berhasil Diamankan Polisi di Gampong Cot Rheng

senjata ok

Salah seorang personil Sat Intelkam Polres Pidie sedang memperlihatkan 1 (satu) pucuk senjata api jenis Revolver warna hitam yang terbungkus dengan plastik warna hitam dalam kondisi sudah berkarat, Sabtu (18/11/2017) sekira pukul 15.00 Wib.

Tribratanewspolrespidie ; Tim Opsnal Sat Intelkam dan Reskrim Polres Pidie berhasil menemukan dan mengamankan 1 (satu) Pucuk Senjata Api ( senpi) jenis Revolver warna hitam di Gampong Rheng Kecamatan Pidie Kab.Pidie, Sabtu (18/11/2017) sekira pukul 15.00 Wib. tepatnya di bawah pohon kayu areal perkebunan milik Syamaun.

Penemuan senjata sisa konflik aceh tersebut berdasarkan laporan masyarakat Gampong Cot Rheng bernama Syamaun, 45 thn, Petani, kepada pihak berwajib tentang keberadaan benda tersebut di Kebun dekat kandang lembu miliknya yang terletak di Gampong Cot Rheng Kecamatan Pidie Kab.Pidie.

Dari laporan tersebut, tim opsnal yang di pimpin oleh Iptu Andri Permadi, SIK menuju ke TKP untuk mengecek kebenaran keberadaan senjata api tersebut.

Setiba di lokasi, tim menggali lokasi yang di laporkan oleh masyarakat tersebut. Setelah menggali, 1 (satu) Pucuk senjata api yang terbungkus plastik warna hitam ditemukan tim.

Menurut keterangan si pemilik kebun, Syamaun kepada polisi, senjata api sisa konflik tersebut merupakan milik saudaranya bernama Alm. Alamsyah yang di pergunakannya pada massa itu.

Kapolres Pidie AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar, SIK melalui Kasat Intekam Polres Pidie Iptu Andri Permadi, SIK saat di konfirmasi oleh humas polres pidie mengatakan benar telah ditemukan 1 (satu) pucuk senjata api jenis Revolver di Gampong Cot Rheng Kecamatan Pidie Kab.Pidie.

Kondisi senjata terbungkus plastik warna hitam dan sudah berkarat, ditemukan di bawah pohon yang berlokasi di Gampong Cot Rheng Kecamatan Pidie, Kab.Pidie.

Sementara untuk penyelidikan lebih lanjut, senpi tersebut telah diamankan di Mapolres Pidie, sebut Iptu Andri.”