Home » BERITA » Warga Jemerang Temukan Sesosok Mayat Lelaki di TPI Kuala Tari

Warga Jemerang Temukan Sesosok Mayat Lelaki di TPI Kuala Tari

aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa

Seorang Warga Gampong Jemerang Kecamatan Kembang Tanjung Kab.Pidie menunjuk lokasi Penemuan Mayat Laki – Laki di TPI Kuala Tari, Kamis (19/01/2017).

Tribratanewspolrespidie ;   Warga Gampong Jemerang Kecamatan Kembang Tanjung Kab.Pidie dihebohkan dengan penemuan sesosok mayat laki – laki bernama Mahdi Bin M. Yusuf, 20 thn, Mocok – Mocok, Warga Gampong Jemerang Kecamatan Kembang Tanjung Kab.Pidie, Rabu (18/01/2017) sekira pukul 16.00 Wib di TPI Kuala Tari.

Mayat laki – laki tersebut pertama sekali ditemukan oleh salah seorang nelayan  Gampong Jemerang Kecamatan Kembang Tanjung Kab.Pidie bernama M, Yusuf Bin Amin, 52 thn yang tak lain merupakan paman korban sendiri.

Saat ditemukan oleh sang paman, posisi keponakannya tersebut telah mengapung di TPI Kuala Tari dengan posisi terlentang, lalu sang paman pun langsung mengangkat korban dan membawanya ke rumah.

Tepatnya Rabu (18/01/2017) sekira pukul 19.30 Wib, korban pun langsung dikebumikan di Gampong Jemerang Kecamatan Kembang Tanjung Kab.Pidie oleh keluarganya tanpa sebelumnya di bawa ke Puskesmas Kembang Tanjung, Kecamatan Kembang Tanjung Kab.Pidie.

Menurut keterangan ibu korban Rohani Binti Saleh, 50 thn, IRT kepada Kapolsek Kembang Tanjung Iptu Agustiar yang di konfirmasi oleh humas polres pidie mengatakan, kejadian yang menimpa Putranya tersebut sudah diterimanya dengan ikhlas dan lappang dada kemudian ia pun menceritakan penyakit keterbelakangan mental putranya semenjak Alm. Ayah korban meninggal dunia 5 thn yang lalu.

Dan saat jenazah dimandikan oleh masyarakat setempat pun tidak ditemukan adanya tanda – tanda penganiayaan, kata Rohani.”

Dugaan sementara korban hanyut terbawa arus pantai saat mandi pada pagi harinya dan ditemukan oleh pamannya saat ia hendak melaut dan untuk kasus ini murni musibah kecelakaan dan bukan kriminalitas, sebut Agustiar.”

Leave a Reply

Your email address will not be published.