Home » BERITA » Simpan Sabu di Kandang Ayam, Montir Bengkel Honda di Ciduk Polisi

Simpan Sabu di Kandang Ayam, Montir Bengkel Honda di Ciduk Polisi

BBBBBBVok1

Tribratanewspolrespidie ; Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polres Pidie kembali menciduk Montir Bengkel Honda yang berprofesi sebagai kurir sabu berinisial MT, 27 thn, Wiraswasta, Warga Gampong Tidiek Kecamatan Mutiara Barat Kab.Pidie pada Rabu (26/04/2017) sekira pukul 22.00 Wib.

Penangkapan kurir sabu berinisial MT, berdasarkan pengembangan terhadap penangkapan bandar sabu berinisial SY yang dilakukan oleh tim opsnal di Halte Gampong Keude Lampoh Saka Kecamatan Peukan Baro Kab.Pidie.

Dari nyanyian SY, aparat pun menelusuri keberadaan bengkel montir milik MT yang berada di Gampong Dayah Caleu Kecamatan Indrajaya Kab.Pidie.

Saat aparat tiba di Bengkel milik MT, ia terkejut dan menanyakan ada apa pak ?

Tanpa banyak bicara , anak didik AKP Raja Aminuddin Harahap, S.Sos langsung menangkap dan menginterview pelaku serta menanyakan keberadaan barang haram tersebut yang ada padanya.

Namun MT tak mau memberi tahu, kemudian tim melakukan penggeledahan di bengkel miliknya, saat tim berada Pas di belakang bengkel milik MT, tim menemukan 3 (tiga) paket sabu yang disimpannya di kandang ayam miliknya. Tak berkutik ketika barang haram itu ditemukan aparat, MT akhirnya berkicau dan menjelaskan kepada aparat bahwa barang itu ia dapat dari SY.

Kapolres Pidie AKBP M. Ali Kadhafi, SIK melalui Kasat Resnarkoba Polres Pidie AKP Raja Aminuddin Harahap, S.Sos saat di konfirmasi oleh humas polres pidie mengatakan penangkapan MT berdasarkan pengembangan dari penangkapan SY, MT merupakan kurir sabu yang beroperasi di wilayah Kecamatan Indrajaya, ia juga sering berpindah – pindah tempat saat melakukan aksinya.

Sementara barang bukti 3 (tiga) paket sabu dengan berat 0,96 gram, 1 (satu) buah kotak kecil dan 1 (satu) Unit Hand Phone Merk Samsung warna hitam telah diamankan di Mapolres Pidie guna penyelidikan lebih lanjut, sebut Raja.”

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.