Home » BERITA » Rampas HP di Puskesmas Kembang Tanjong, Warga Pasi Ie Leubee Menjadi DPO Polisi

Rampas HP di Puskesmas Kembang Tanjong, Warga Pasi Ie Leubee Menjadi DPO Polisi

pelapor perampasan

Tribratanewspolrespidie ; Kepolisian Sektor Kembang Tanjung ( Polsek Kembang Tanjung ) di bawah pimpinan Iptu Agustiar menerima laporan pengaduan laporan masyarakat bernama Mahdalina, 25 thn, tenaga bakti Puskesmas Kecamatan Kembang Tanjung Kab.Pidie di Mapolsek Kembang Tanjung tentang tindak pidana perampasan 2 (dua) Unit Hand Phone (HP) miliknya di Puskesmas Kecamatan Kambang Tanjung, Selasa (10/10/2017) sekira pukul 23.30 Wib.

Kejadian tersebut bermula saat korban bernama Mahdalina sedang memainkan Hp Miliknya di Kantor Puskesmas Kecamatan Kembang Tanjung Kab.Pidie, selasa (10/10) malam. Tiba – Tiba datang pelaku bernama Miswar Bin Yusuf, 29 thn, Wiraswasta, Warga Gampong Pasie Ie Leubee Kecamatan Kembang Tanjung Kab.Pidie menghampiri korban, lalu pelaku bersama korban berbincang – bincang, kemudian pelaku langsung merampas HP dari tangan korban dengan mengeluarkan sebilah pisau sangkur sambil mengayun ayunkan ke tangan korban hingga tergores dan mengeluarkan darah, lalu pelaku melarikan diri ke arah persawahan yang berada di belakang Kantor Puskesmas.

Tak terima dengan perlakuan Miswar (teman dekat korban), Mahdalina melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Kembang Tanjung.

Kapolsek Kembang Tanjung Iptu Agustiar saat di konfirmasi oleh humas polres pidie mengatakan benar telah terjadi tindak pidana perampasan 2 (dua) Unit Hp dari salah seorang pegawai bakti di Puskesmas Kembang Tanjung Kab.Pidie bernama Mahdalina, pada Selasa (10/10) malam.

Pada saat itu, korban sedang melaksanakan piket di Kantor Puskesmas Kecamatan Kembang Tanjung Kab.Pidie, kemudian datang pelaku dan menjenguknya. Lalu pelaku langsung merampas 2 (dua) Hp milik korban dan melarikan diri ke Belakang Kantor Puskesmas Kecamatan Kembang Tanjung Kab.Pidie saat korban berteriak meminta tolong kepada warga sekitar.

Pelaku merupakan teman dekat korban dan menurut pengakuan Mahdalina, ia pernah menjalin hubungan asmara sejak 1 (satu) tahun belakangan ini.

Kasus ini telah ditangan di Mapolsek Kembang Tanjung, kerugian korban ditaksir mencapai Rp 2.500.000,- (dua juta lima ratus ribu) rupiah, sebut Iptu Agustiar.

Pelaku akan terus kita buru dan sudah masuk ke Daftar Pencarian Orang (DPO) Polsek Kembang Tanjung dengan nomor polisi DPO / 03 / VIII / 2017 /Reskrim dalam kasus tindak pidana penyalahgunaan Narkotika jenis Sabu – Sabu dengan nomor Laporan Polisi LP.A / 03 / VII / 2017 / Reskrim, tanggal 4 Agustus 2017, ujarnya.

Bagi masyarakat Kecamatan Kembang Tanjung Kab.Pidie, bila ada melaihat pelaku segera memberikan informasi ke Mapolsek Kembang Tanjung, dan akan diberikan hadiah, kata Mantan KBO Sat Reskrim tersebut.”

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.