Home » BERITA » Polsek Bate Obrak Abrik Lapak Judi di Warkop Madewi, 1 Montir, 5 Nelayan Terjaring

Polsek Bate Obrak Abrik Lapak Judi di Warkop Madewi, 1 Montir, 5 Nelayan Terjaring

eee

6 Pelaku Judi Batu Domino bernisial AB, 24 thn, Montir, Warga Gampong Crueng Kecamatan Batee Kab.Pidie, MR, 25 thn, Jualan, Warga Gampong Crueng Kecamatan Bate Kab.Pidie, MN, 25 thn, Nelayan, Warga Gampong Crueng Kecamatan Bate Kab.Pidie, TR, 30 thn, Nelayan, Warga Gampong Crueng Kecamatan Bate Kab.Pidie, FK, 22 thn, Nelayan, Warga Gampong Crueng Kecamatan Bate Kab.Pidie dan NR, 27 thn, Nelayan Warga Gampong Neuheun Kecamatan Bate Kab.Pidie beserta barang bukti Batu Domino sebanyak 28 Biji, uang tunai sebesar Rp 1.364.000,- (satu juta tiga ratus enam puluh empat ribu rupiah) serta dompet kulit sebanyak 5 buah telah diamankan di Mapolsek Batee, Rabu (19/07/2017) sekira pukul 23.00 Wib.

Tribratanewspolrespidie ;Tim Gabungan Res / Intel Polsek Bate kembali melakukan pengerebekan Lapak Judi Batu Domino di Warung Kopi ( Warkop) Madewi yang terletak di Gampong Crueng Kecamatan Bate Kab.Pidie pada Rabu (19/07/2017) sekira pukul 23.00 Wib.

Pengerebekan Lapak Batu Domino tersebut dilakukan berdasarkan laporan masyarakat setempat yang sering melihat ke enam pelaku melakukan praktek perjudian di warung kopi ( warkop) milik Madewi tersebut.

Dari Laporan masyarakat tersebut tim yang di pimpin langsung oleh Iptu Much Aji melakukan pengintai di lokasi. Tepatnya pada Rabu (19/07) kemarin, tim tiba di lapak judi dan langsung mengobrak abrik serta mengamankan keenam pelaku yang sedang asyik bermain batu domino.

Dilokasi tim berhasil mengamankan barang bukti berupa Batu Domino sebanyak 28 Biji, uang tunai sebesar Rp 1.364.000,- (satu juta tiga ratus enam puluh empat ribu rupiah) serta dompet kulit sebanyak 5 buah.

Kapolsek Bate Iptu Much Aji saat dikonfirmasi oleh humas polres pidie mengatakan keenam pelaku sudah sering melakukan praktek judi di warung kopi milik madewi, perbuatan keenam pelaku sangat meresahkan warga sekitar sehingga masyarakat setempat melaporkan ke pihak berwajib, teguran dari para perangkat desa pun tak di gubris oleh keenam pelaku.

Kini mempertanggung jawabkan perbuatannya keenam pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Bate guna penyelidikan lebih lanjut, sementara bila berkas perkara pelaku telah lengkap nantinya akan diserahkan ke Kejaksaan Negeri Sigli untuk menjalani hukum cambuk sesuai Qanun Nomor 13 tahun 2003 tentang Maisir (PERJUDIAN) yang telah ditetapkan di Provisi Aceh, sebut Iptu Much Aji.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*