Home » BERITA » Polres Pidie Gelar Press Release Pengembangan Kasus Penembakan Posko Abusyik di Pidie

Polres Pidie Gelar Press Release Pengembangan Kasus Penembakan Posko Abusyik di Pidie

bbbbbbbbok

Kapolres Pidie AKBP M. Ali Kadhafi, SIK didampingi oleh Kasat Reskrim AKP Syamsul, SH, Kasat Intelkam Polres Pidie Iptu Andri Permadi, SIK dan Kabag Ops Polres Pidie Kompol Apriadi, S.Sos, MM melaksanakan Press Release Pengembangan Kasus Penembakan Posko Abusyik di Gampong Seupeng Kecamatan Peukan Baro Kab.Pidie, Senin (17/04/2017) sekira pukul 14.00 Wib , siang tadi.

Tribratanewspolrespidie ; Polres Pidie menggelar kegiatan Press Release pengembangan kasus penembakan terhadap posko pemenangan Abusyik yang terletak di Gampong Seupeng Kecamatan Peukan Baro Kab.Pidie yang terjadi pada tanggal 06 Maret 2017 bulan yang lalu, pada hari Rabu (19/04/2017) sekira pukul 14.00 Wib siang tadi.

Pengembangan kasus penembakan posko abusyik bermula saat penangkapan ketiga tersangka yang terlibat dalam penyalahagunaan narkotika jenis Sabu di wilayah Kab.Pidie.

Dalam penangkapan tersebut polisi berhasil mengamankan barang bukti 3 (tiga) paket sabu dengan berat 0, 80 Gram, 1 (satu) Paket sedang sabu seberat 13, 48 gram

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh penyidik, pelaku berinisial I, 34 thn, Swasta, warga Kab.Pidie berkicau tentang penembakan yang terjadi di posko Abusyik pada bulan yang lalu, ia mengatakan bahwa ia yang mencarikan / menyediakan senpi untuk DM, 32 thn, Warga Kab.Pidie.

Setelah senpi tersebut didapatnya, I kemudian menyerahkannya kepada DM dan M pada tanggal 05 Maret 2017 sekira pukul 20.30 Wib yang diserah terima kan di wilayah Kab.Pidie.

Kepada polisi , I mengakui memperoleh senjata api laras panjang tersebut dari R, 36 thn, Warga Kab.Pidie.

Kemudian dari pengembangan informasi I, aparat Tim Opsnal Gabungan Res / Intel melaksanakan menangkapan terhadap pelaku R, 36 thn, Warga Kab.Pidie, yang pada saat dilakukan penangkapan berada di dalam mobil nissan terano no.pol BK 1987 KY, lalau tim melakukan penggeledahan didalam mobil dan menemukan 1 (satu) pucuk senpi AK-56, 1 (satu) pucuk senpi AK-1.02, 1 (satu) buah Magazen AK – 56, 1 (satu) buah Magazen AK – 1.02, 109 butir peluru kaliber 7, 62 mm, 25 butir peluru kaliber 9 mm, dan 25 butir kaliber 5,56 mm.

Selanjutnya penyidik melakukan uji balistik terhadap senpi AK-56 dan AK-10.2 dan proyektil yang ditemukan di TKP penembakan posko pemenangan abusyik ke Labfor Polri Cab.Medan

Tepatnya pada Sabtu (15/04/2017) sekira pukul 10.00 Wib tim opsnal res / intel berhasil mengamankan saudara M, 37 thn, Swasta, warga Kab.Pidie, penangkapan terhadap tersangka tersebut berdasarkan keterangan tersangka yang terdahulu yakni saudara DM yang menerangkan bahwa saudara M adalah seorang eksekutor yang melakukan penembakan di posko pemenangan abusyik.

Lalu pada Sabtu (15/04/2017) sekira pukul 13.00 Wib, tim gabungan melakukan penangkapan terhadap AH, 40 thn, Swasta, warga Kab.Pidie. Penangkapan AH tersebut berdasarkan keterangan DM yang menyatakan bahwa AH yang memberikan uang sebanyak 4 juta untuk mencarikan / sewa senjata yang digunakan untuk melakukan penembakan di Posko pemenangan abusyik.

Dari beberapa ketarangan pelaku yang di periksa oleh penyidik, dapata disimpulkan bahwa yang berperan sebagai Eksekutor adalah saudara M, sementara yang mengedarai sepeda motor pada saat melakukan penembakan adalah sudara DM sementara yang mencarikan senjata adalah saudara I, yang meminjamkan senjata saudara R alias WR dan yang memberikan dana adalah saudara AH.

Kapolres Pidie AKBP M. Ali Kadhafi, SIK mengatakan saat ini Kepolisian Resor Pidie masih memburu otak pelaku penembakan posko pemenangan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pidie, Roni Ahmad-Fadhullah TM Daud (Abu Syik) pada waktu Pilkada beberapa bulan yang lalu.

Hal tersebut disampaikan M Ali Khadafi saat mengadakan siaran pers di Media Center Polres Pidie, Rabu (19/4/2017).

“Kita telah mengantongi nama otak eksekutor yang masih buron tersebut. Oleh karena itu, kita imbau kepada pelaku agar segera menyerahkan diri,” ujarnya.

Ia melanjutkan, bila pelaku menyerahkan diri, maka ia berjanji untuk memberikan perlakuan dengan baik serta di proses dengan hukum yang berlaku.

“Bila tidak menyerahkan diri, maka pihak Polres Pidie akan tetap memburu pelaku hingga tertangkap,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu pelaku eksekutor telah diamankan, dan akan menjalani proses hukum yang berlaku.

Selain itu, Kapolres juga mengharapkan kerjasama masyarakat guna kasus ini cepat diselesaikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*