Home » BERITA » Ngedar Sabu, Petani Dayah Teungku di Ringkus Polisi

Ngedar Sabu, Petani Dayah Teungku di Ringkus Polisi

ttttttttsssssss

Pengedar Sabu berinisial BR, 48, Petani, Warga Gampong Dayah Teungku Kecamatan Peukan Baro Kab.Pidie dan barang bukti 2 (dua) paket narkotika jenis sabu seberat 3, 15 gram serta 1 (satu) Unit Hp Merk Nokia warna hitam telah diamankan di Mapolres Pidie, Senin (03/07/2017) sekira pukul 22.30 Wib.

Tribratanewspolrespidie ; Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Pidie berhasil meringkus pengedar narkotika jenis sabu berinsial BR, 48, Petani, Warga Gampong Dayah Teungku Kecamatan Peukan Baro Kab.Pidie pada Senin (03/07/2017) sekira pukul 22.30 Wib malam kemarin di rumah kediaman BR yang terletak di Gampong Dayah Teungku Kecamatan Peukan Baro Kab.Pidie.

Penangkapan pelaku pengedar sabu tersebut berdasarkan laporan masyarakat Gampong Dayah Teungku Kecamatan Peukan Baro Kab.Pidie kepada pihak berwajib karena sering melihat pelaku melakukan transaksi barang haram tersebut kepada para pelanggannya.

Dari laporan tersebut, tim yang di pimpin langsung oleh AKP Raja Aminuddin Harahap, S.Sos langsung melakukan penyelidikan di rumah kediaman pelaku.

Tepatnya pada Senin (03/07) sekira pukul 22.30 Wib dini hari kemarin, tim tiba di rumah pelaku dengan melakukan penyamaran sebagai pembeli (undercover buy).

Saat tim tiba di rumah pelaku untuk membeli barang haram tersebut, BR mengeluarkan barang tersebut dari saku celana jeans yang dikenakannya. Saat BR mengeluarkan barang haram tersebut ia pun langsung ditangkap tangan oleh tim.

Kapolres Pidie AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar, SIK melalui Kasat Resnarkoba Polres Pidie AKP Raja Aminuddin Harahap, S.Sos saat di konfirmasi oleh humas polres pidie mengatakan pelaku telah lama menjual barang tersebut di Gampong Dayah Teungku Kecamatan Peukan Baro Kab.Pidie.

Kegiatan pelaku telah lama terpantau oleh masyarakat sekitar, namun ia tak pernah mengubrisnya.

Dari tangan pelaku, tim berhasil mengamankan 2 (dua) paket sabu dengan berat 3, 15 gram dan 1 (satu) Unit Hand Phone (HP) yang digunakan pelaku untuk bertransaksi barang haram tersebut, kata AKP Raja.”

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*