Home » BERITA » Mengkonsumsi Sekaligus Menjual Sabu, Nelayan Gampong Keude di Jaring Polisi

Mengkonsumsi Sekaligus Menjual Sabu, Nelayan Gampong Keude di Jaring Polisi

ukii sip

Pengguna sekaligus penjual sabu berinisial MR (24), Nelayan, Warga Gampong Keudee Kecamatan Panteraja Kab.Pidie Jaya ( menggenakan baju kaos merah) dan barang bukti 0,50 Gram sabu telah diamankan di Mapolsek Panteraja, Kamis (11/01/2018) sekira pukul 00.05 Wib.

Tribratanewspolrespidie ; Tim gabungan res / intel Polsek Panteraja berhasil menjaring pengguna sekaligus penjual narkotika jenis sabu yang berprofesi sebagai Nelayan berinisial MR (24),Warga Gampong Keudee Kecamatan Panteraja Kab.Pidie Jaya, Kamis (11/01/2018) sekira pukul 00.05 Wib, dini hari tadi.

Penangkapan pelaku berdasarkan laporan masyarakat Gampong Keudee Kecamatan Panteraja Kab.Pidie Jaya kepada pihak berwajib yang resah dengan ulah pelaku yang sering mengkonsumsi sekaligus menjual barang haram tersebut kepada para pemuda di Gampong tersebut.

Dari laporan tersebut, tim yang di pimpin langsung oleh Iptu Mahyuddin, SH melakukan penyelidikan di lokasi. Tepatnya pada Kamis (11/01/2018), tim menelusuri keberadaan pelaku di rumah kediamannnya.

Setiba di rumah pelaku, tim menemukan MR sedang menunggu pelanggannnya, kehadiran polisi mengejutkan pelaku, walau hendak mengambil langkah seribu namun MR berhasil diamankan.

Kemudian tim melakukan penggeledahan rumah pelaku yang disaksikan langsung oleh Kepala Gampong / Desa setempat. Dari hasil penggeledahan tim berhasil menemukan 1 (satu) paket sabu di kamarnya.

Kapolsek Panteraja Iptu Mahyuddin, SH saat dikonfirmasi oleh humas polres pidie mengatakan benar telah diamankan salah seorang nelayan yang berdomisil di Gampong Keudee Kecamatan Panteraja Kab.Pidie Jaya berinisial MR.

MR di amankan tim gabungan res / intel Polsek Panteraja berdasarkan laporan masyarakat tentang kepemilikan narkotika jenis sabu.

Dari tangan MR, polisi berhasil mengamankan 1 (satu) paket sabu seberat 0,50 Gram. Menurut pengakuan MR barang haram tersebut dibelinya dari seorang bandar bernama jon (bukan nama sebenarnya) seharga Rp 500.000- (lima ratus ribu rupiah).

Kasus ini telah ditangani di Mapolsek Panteraja dan untuk penyelidikan lebih lanjut pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolsek Panteraja sebut Mahyuddin.”

Leave a Reply

Your email address will not be published.