Home » BERITA » Debat Kandidat Paslon Bupati / Wakil Bupati Pidie di Tunda

Debat Kandidat Paslon Bupati / Wakil Bupati Pidie di Tunda

mmmmmm

Kabag Ops Polres Pidie Kompol Apriadi, S.Sos, MM mengamankan Debat Kandidat Terbuka Paslon Bupati dan Wakil Bupati Pidie Periode 2017 – 2022 di Aula Hotel Grand Blang Asan Sigli, Selasa (10/01/2017) sekira pukul 09.30 Wib.

sempat adanya insiden kecil 

Tribratanewspolrespidie ; Debat Kandidat Calon Bupati dan Wakil Bupati Pidie periode 2017 s/d 2022 dengan tema Merajut Pembangunan Pidie 5 (lima) Tahun ke Depan yang di gelar di Aula Hotel Grand Blang Asan Sigli , pada Selasa (10/01/2017) sekira pukul 09.30 Wib di tunda.

Ditundanya debat kandidat tersebut dikarenakan adanya Miss Komunikasi yang terjadi dari team Kubu Pasangan Roni Ahmad dan Fadlullah, ST ( Abusyik ) tentang pemakaian atribut / alat peraga kampanye ( peci merah) yang dikenakan dalam acara debat tersebut.

Permasalahan tersebut muncul terkait sanggahan dari Tim Pemenangan No. urut 1 dan Nomor Urut 3 kepada Panwaslih dan KIP Kab.Pidie terkait penggunaan Atribut Paslon yang digunakan oleh Tim Pemenangan Nomor urut 2 yang masuk ke dalam ruangan pelaksanaan Debat kandidat yaitu Peci Merah, karena tidak sesuai dengan hasil Technical Meeting yang dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 05 Januari 2017 yang lalu di Kantor KIP Kab.Pidie yang dihadiri oleh masing – masing perwakilan paslon.

Lalu sebelum dimulainya kegiatan Debat Kandidat, pihak panwaslih yang diketuai oleh Saed Husen, S.Pd dan Ketua KIP Pidie Ridwan, S.Pd memanggil penghubung Paslon nomor urut 2 untuk melakukan diskusi agar dapat memberikan pengertian kepada Tim Pemenangan agar dapat membuka Kopiah Merah tersebut, akan tetapi Tim pemenangan tidak mau merespon sehingga Paslon Nomor urut 2 Roni Ahmad bersama pasangannya Fadlullah, ST meninggalkan ruangan.

Selanjutnya pada saat tim pemenangan nomor urut 2 keluar dari ruangan debat kandidat terjadinya insiden kecil di depan Hotel Grand Blang Asan Sigli kepada korban M. Nasir, kemudian dari aksi tersebut, M. Nasir pun langsung membuat laporan ke Mapolres Pidie tentang kejadian yang menimpa dirinya.

Sekitar puluhan simpatisan dari pasangan nomor urut 2 dan 3 pun berkumpul di depan hotel blang asan sigli, kemudian ratusan personil polres pidie yang di pimpin oleh Kabag Ops Kompol Apriadi, S.Sos, MM mengamankan aksi tersebut dan membubarkan massa di tempat kejadian.

Kapolres Pidie AKBP M. Ali Kadhafi, SIK melalui Kabag Ops Kompol Apriadi, S.Sos, MM mengatakan, untuk debat kandidat paslon bupati dan wakil bupati pidie periode tahun 2017 s/d 2022 ditunda untuk sementara waktu berdasarkan instruksi dan KIP Pidie dan Panwaslih dikarenakan adanya insiden kecil dan Miss Komunikasi yang baik.

Dalam hal ini Polres Pidie akan tetap siap menggunakan kekuatan penuh untuk mengamankan jalannya rangkaian kegiatan pilkada Bupati dan Wakil Bupati Pidie periode tahun 2017 s/d 2022 sehingga dapat berjalan dengan aman , lancar dan tertib serta sukses sesuai yang prosedur yang berlaku, kata Apriadi, S.Sos, MM.”

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.